Bukan Rezekinya Sempit, melainkan Hatinya Sempit

  • 06 Mar 2026 15:30 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pendakwah Ustaz Abdul Somad dalam program Indahnya Ramadhan mengajarkan bahwa rezeki bukan hanya tentang banyak atau sedikitnya harta yang dimiliki seseorang. Sering kali yang membuat hidup terasa sempit bukan rezekinya, melainkan hati yang enggan bersyukur.

Ada orang yang hartanya sederhana, namun hidupnya terasa lapang karena hatinya penuh syukur. Sebaliknya, ada yang memiliki banyak, tetapi tetap merasa kurang karena hatinya dipenuhi keluhan.

Di bulan Ramadan, kita diajak membuka hati untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Sedekah sekecil apa pun terasa besar jika diberikan dengan hati yang tulus dan lapang.

Hati yang sempit membuat seseorang sulit memberi, bahkan kepada yang sangat membutuhkan. Padahal berbagi tidak akan mengurangi rezeki, justru menjadi jalan datangnya keberkahan.

Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih hati agar lebih luas dan penuh kasih. Dengan memberi makan orang berbuka, membantu tetangga, atau sekadar senyum yang menenangkan.

Ketika hati lapang, sedikit rezeki terasa cukup dan menenangkan jiwa. Namun, ketika hati sempit, banyaknya harta tetap terasa kurang dan tidak pernah memuaskan.

Maka di bulan Ramadan ini, mari memperbaiki hati sebelum menghitung banyaknya rezeki. Karena kebahagiaan sejati lahir dari hati yang bersyukur, bukan dari harta yang berlimpah. Wallahu'alam Bishawab.

Baca juga: Nurbaiti: Bisnis Bukan Sekadar Mencari Penghasilan, tetapi Bentuk Ikhtiar

Rekomendasi Berita