Reaksi Masyarakat Muncul Terkait MBG Kering, Ini Tanggapan Akademisi Untan
- 06 Mar 2026 14:54 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Reaksi masyarakat terhadap penyaluran paket program MBG selama bulan Ramadan mulai bermunculan. Kritik tersebut muncul karena sebagian masyarakat menilai adanya perbedaan antara nilai bantuan yang diketahui publik dengan isi paket yang diterima para siswa.
Selama Ramadan, paket MBG yang disalurkan oleh SPPG diberikan dalam bentuk makanan kering. Namun, masyarakat menilai isi paket tersebut dianggap tidak sebanding dengan standar nilai bantuan yang selama ini diketahui berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000 per paket.
Akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura, Ibnu Aswat, memberi tanggapan akan hal ini. Ia mengatakan bahwa di beberapa sekolah siswa dilaporkan hanya menerima paket sederhana.
“Di beberapa sekolah, siswa hanya menerima paket yang berisi roti, telur, dan kurma. Kalau dibandingkan dengan standar harga sekitar sepuluh ribu rupiah per paket, tentu masyarakat mempertanyakan apakah isi paket tersebut sudah sesuai atau belum,” ujar Ibnu di Pontianak, Jumat, 6 Maret 2026.
Menurutnya, perbedaan antara nilai bantuan dan isi paket inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. "Saya melihat bahwa di beberapa sekolah mendapatkan roti, kemudian telur, kurma. Ketika melihat bahwa perbandingan harganya cukup jauh di bawah standar sepuluh ribu tadi sehingga memunculkan reaksi dari masyarakat," ucapnya.
Meski demikian, masyarakat menilai kritik dan masukan tersebut penting disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap pelaksanaan program pemerintah. Saran tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak SPPG agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih baik.
Dengan adanya kritik dan masukan dari masyarakat, program MBG diharapkan dapat terus diperbaiki dan berjalan secara berkelanjutan, sehingga tujuan utama program pemerintah tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh para siswa.
Baca juga: Tentang MBG, Kepsek SDN 39 Pontianak: Kami Rasa Sangat Bermanfaat!