Jelang Tahun Baru, Pedagang Kembang Api Sepi Pembeli

  • 30 Des 2024 08:49 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang : Menjelang perayaan pergantian tahun 2025 nanti, pedagang kembang api di Tanjungpinang mengeluh sepi pembeli. Padahal kembang api dan terompet biasanya adalah perlengkapan wajib yang banyak diburu oleh masyarakat jelang pergantian tahun.

Salah seorang pedang kembang api dan terompet di Tanjungpinang, Aan mengatakan karena sepinya pembeli ini bahkan dirinya hanya bisa mendapatkan kurang dari Rp100 ribu setelah berjualan seharian. Sepinya pembeli ini bahkan sudah dirasakannya sejak beberapa hari lalu.

“ini saya jual baru beberapa kembang api saja, saya berharap mudah mudahan laku lah ini,” kata Aan, Minggu (29/12/2024).

Kondisi ini menurutnya baru pertama kali dirinya rasakan, sejak menjadi pedagang petasan dan terompet selama kurang lebih 10 tahun berdagang. Di tahun 2024 ini dirinya baru merasakan penjualan yang anjlok padahal sudah mendekati pergantian tahun.

“Kalau kembang api mulai dari harga Rp 2.000 hingga Rp 220.000, ada juga trompet anak,” ujarnya.

Hal senada juga dirasakan pedagang lainnya Dika. Dirinya merasa di pergantian tahun 2024 menuju tahun 2025 ini, penjualan terompet yang selalu menjadi ikon pergantian tahun sangat menurun. Padahal dirinya mengaku biasanya pada H-7 pergantian tahun, terompet yang dijual sudah habis terjual. Padahal harga terompet yang dipatok hanya Rp7.000 hingga Rp35.000 per item, tergantung ukuran.

“Mungkin (sepi pembeli) disebabkan oleh persaingan dengan penjualan online yang semakin marak," pungkasnya,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....