Perilaku Yang Muncul Dari Anak Berkebutuhan Khusus Ketika Berada Di Sekolah Reguler / Inklusi
- 29 Des 2024 19:16 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Pada anak berkebutuhan khusus sebelum mereka masuk di sekolah reguler di rentang usia 6 – 7 tahun tentu saja sudah mendapatkan treatmen di usia sebelumnya yakni usia 3 – 5 tahun. Mereka sudah menjalani proses pembelajaran atau terapi, misalnya terapi perilaku, terapi wicara, atau terapi sensori integrasi, dsb. Sehingga ketika dari sisi perilaku dirasa sudah bisa memahami instruksi, bisa menjawab ketika diberi pertanyaan, dan menjalankan perintah sederhana , maka bisa menjalani proses pembelajaran di tingkat lanjutan, yakni sekolah reguler / inklusi. Demikian kata Arief Budi Santoso, founder Sekolah Anak Autis and Special Needs Dalta Ozora Madiun.
“Proses terapi ini meliputi semua aspek tidak hanya satu sisi saja. Karena ketika mengikuti pembelajaran di sekolah reguler / inlusi, anak juga belajar dari lingkungan , tentang kepatuhan, belajar pengendalian diri, belajar berkomunikasi, selain tentu saja belajar akademik itu sendiri.”kata Arief Budi Santoso.
Ada perbedaan antara proses belajar di sekolah reguler / inklusi dengan proses pembelajaran / terapi yang sebelumnya dijalani oleh anak . Selama ini anak menjalani terapi dengan satu terapis di ruangan tertentu. Ketika mengikuti pembelajaran di sekolah reguler / inklusi anak harus berhadapan dengan siswa lain, ruangan yang lebih luas, dan durasi belajar yang lebih lama. Hal ini akan menjadi masalah bagi anak berkebutuhan khusus
“Jadi kalau proses pembelajaran di tempat terapi apakah itu di di rumah sakit, center terapi ,atau klinik, maksimal belajarnya 1, 5 sampai 2 jam,” lanjut Arief
Situasi dan kondisi pembelajaran di sekolah reguler / inklusi membuat anak tidak nyaman. Yang awalnya sudah bisa diberikan perintah, instruksi, menjawab ketika diberikan pertanyaan , kemudian ketika berada di sekolah reguler / inklusi akan muncul perilaku-perilaku negatif seperti menangis, mudah bosan, marah, membuang benda yang hampir tidak pernah dilakukan anak di proses pembelajaran sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....