Dituding Politisasi Kasus Hasto, Jokowi: Saya Sudah Pensiun
- 26 Des 2024 07:15 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) turut berkomentar perihal penetapan tersangka Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jokowi meminta agar semua menghormati proses hukum yang berlaku. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tak ikut campur masalah ini.
“Itu (Hasto tersangka) kita hormati seluruh proses hukum yang ada,” ujarnya Jokowi di Solo Rabu (25/12/2024).
Perihal tudingan PDI-P adanya politisasi dalam penetapan tersangka Hasto Kristiyanto, Jokowi enggan berkomentar banyak. Ia hanya menegaskan jika saat ini dirinya sudah purna tugas.
Jokowi tidak mau ambil pusing mengenai tudingan tersebut. “Saya itu kan sudah purna tugas, sudah pensiun. Jadi Nggak ngurusin yang seperti itu,” ujar mantan wali kota Solo ini.
Dikutip dari pusat pemberitaan rri.co.id Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dugaan suap. Penetapan Hasto melalui surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (sprindik) dengan nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tanggal 23 Desember 2024.
Hasto disebut bersama-sama dengan Harun Masiku sebagai pihak pemberi suap kepada mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Suap itu diduga berkaitan dengan pergantian antar waktu atau PAW Anggota DPR.
"Saya akan coba cek terlebih dahulu infonya. Bila ada update akan disampaikan ke rekan-rekan," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, Selasa (24/12/2024).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Cahyanto meminta awak media menunggu pengumuman resmi dari KPK. "Sabar, nanti ada waktunya," ujar Fitroh saat dikonfirmasi.
Berdasarkan informasi, KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka melalui gelar perkara atau ekspose pada 20 Desember 2024. Tanggal tersebut sama dengan serah terima jabatan (sertijab) pimpinan baru KPK.
Pihak Hasto sebelumnya menegaskan, kasus Harun Masiku tidak ada sangkut pautnya dengan mereka. Tim penasihat hukum Hasto menekankan, pihaknya akan tetap kooperatif dengan KPK. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....