Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerahkan Diri ke NKRI
- 24 Des 2024 16:17 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Langkah penting dalam upaya perdamaian di Papua terjadi pada Senin (23/12/2024), ketika delapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap (Komando Daerah Pertahanan) IV/Sorong Raya beserta keluarga mereka memutuskan untuk menyerahkan diri kepada Satgas Yonif 501/BY. Keberhasilan ini menandai pencapaian signifikan dalam upaya pemerintah untuk merangkul masyarakat Papua kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut informasi yang diterima, kedelapan anggota ini merupakan bagian inti dari kelompok OPM Kodap IV/Sorong Raya. Tidak hanya menyerahkan diri, mereka juga membawa serta istri dan anak-anak mereka.
Langkah ini didukung oleh operasi persuasif Satgas Yonif 501/BY, yang sebelumnya juga berhasil memediasi penyerahan diri tiga simpatisan OPM pada 15 Desember 2024. Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas ini menjadi faktor kunci keberhasilan, di mana masyarakat diajak berdialog dan diberi kepercayaan untuk memilih masa depan yang lebih baik.
Letkol Inf Yakhya Wisnu Ariyanto, Dansatgas Yonif 501/BY, menjelaskan bahwa proses penyerahan diri berlangsung di Ujung Kampung Fuog, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat. Pihak Satgas melakukan komunikasi intensif dengan kedelapan anggota OPM dan keluarganya. Setelah mediasi berhasil, mereka menyatakan kesediaan untuk menyerahkan diri dan kembali hidup damai.
“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata pendekatan yang kami lakukan selama ini. Kami tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga berupaya membangun kepercayaan masyarakat Papua melalui pendekatan humanis. Kami akan terus berkomitmen mendukung perdamaian dan pembangunan di Papua,” ujar Letkol Yakhya.
Penyerahan diri kedelapan anggota ini disambut baik oleh aparat pemerintahan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Selain mengurangi ketegangan di wilayah tersebut, langkah ini juga menunjukkan keberhasilan upaya persuasif dalam mendukung integrasi Papua yang lebih damai dan sejahtera.
Kini, kedelapan anggota OPM beserta keluarga mereka sepenuhnya berada di bawah perlindungan pemerintah. Mereka akan dibimbing untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan Papua yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....