Pengangguran Naik, Inggris Hadapi Tantangan di Sektor Ketenagakerjaan

  • 18 Des 2024 16:16 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Jumlah lowongan kerja di Inggris terus mengalami penurunan, mencatatkan penurunan kuartalan ke-29 berturut-turut, demikian menurut laporan yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris pada Selasa (17/12/2024).

Data terbaru dari ONS menunjukkan bahwa jumlah lowongan kerja di Inggris berkurang sekitar 31.000 dalam kuartal terakhir, sehingga total lowongan yang tersedia antara September hingga November 2024 tercatat sebanyak 818.000.

Selain itu, laporan tersebut juga mengungkapkan adanya peningkatan tingkat pengangguran di Inggris, yang kini mencapai 4,3 persen selama periode Agustus hingga Oktober 2024. Angka ini mencatatkan peningkatan dibandingkan kuartal sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi positif, tingkat ketidakaktifan ekonomi untuk warga berusia 16 hingga 64 tahun menunjukkan penurunan menjadi 21,7 persen, dengan penurunan baik secara kuartalan maupun tahunan. Sementara itu, meskipun adanya penurunan jumlah lowongan, pendapatan rata-rata karyawan di Inggris menunjukkan kenaikan. Pendapatan tahunan karyawan, baik untuk gaji reguler maupun total gaji (termasuk bonus), mengalami kenaikan sebesar 5,2 persen dari tahun ke tahun. Setelah disesuaikan dengan inflasi, kenaikan riil mencapai 2,2 persen.

Laporan ONS juga mencatat adanya lonjakan dalam jumlah hari kerja yang hilang akibat aksi mogok dan perselisihan ketenagakerjaan lainnya, dengan estimasi 42.000 hari kerja hilang pada Oktober 2024. Hal ini mengikuti pengumuman Anggaran Musim Gugur yang memperkenalkan kebijakan baru, termasuk kenaikan kontribusi Asuransi Nasional untuk pengusaha dan peningkatan upah minimum nasional. Kebijakan ini diprediksi memberikan tekanan keuangan tambahan pada sektor bisnis Inggris.

Meskipun ada beberapa indikator positif seperti kenaikan pendapatan dan penurunan ketidakaktifan ekonomi, penurunan jumlah lowongan kerja dan peningkatan pengangguran menunjukkan adanya tantangan besar di sektor ketenagakerjaan Inggris. Hal ini mencerminkan perubahan signifikan dalam pasar tenaga kerja yang membutuhkan perhatian dan langkah-langkah kebijakan lebih lanjut dari pemerintah dan sektor bisnis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....