Ditonton Puluhan Juta Kali, Video Kaget Haaland ternyata Buatan AI

  • 09 Jul 2026 06:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Video viral Erling Haaland terkejut melihat pantulan dirinya di cermin ternyata merupakan hasil manipulasi teknologi AI.
  • Pemeriksa fakta menemukan kejanggalan visual, seperti bentuk telinga dan perubahan jari yang menjadi tanda video buatan AI.
  • Sejumlah alat pendeteksi AI mengindikasikan video tersebut kemungkinan besar dibuat atau dimodifikasi menggunakan kecerdasan buatan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan Erling Haaland tampak terkejut saat melihat pantulan dirinya di cermin, viral di media sosial. Dalam video tersebut, pesepak bola asal Norwegia itu tampak sedang menikmati makanan di sebuah restoran Cina.

Haaland terlihat memegang sumpit dan bakpao sambil makan santai. Beberapa saat kemudian, iamendadak melompat kaget ketika melihat bayangannya sendiri di cermin yang berada di sisi kiri meja.

Video itu pertama kali ramai beredar di platform X pada 28 Juni 2026, sebelum menyebar ke Instagram, Facebook, dan YouTube. Secara akumulatif, video tersebut telah ditonton lebih dari 50 juta kali.

Banyak pengguna menganggap ekspresi striker Manchester City dalam video tersebut lucu dan mengira rekaman itu benar-benar terjadi. Namun, hasil pemeriksaan sejumlah pihak menunjukkan video tersebut bukan rekaman asli, melainkan hasil manipulasi menggunakan teknologi AI.

Alih-alih merupakan video asli, ternyata video tersebut dilengkapi Community Notes di platform X. Catatan komunitas itu menyebut video tersebut merupakan konten hasil AI sekaligus menyertakan tautan menuju video asli.

Sejumlah pemeriksa fakta menganalisis video tersebut frame demi frame dan menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya adalah bentuk telinga Haaland yang terlihat lebih runcing dibandingkan penampilannya di dunia nyata.

Selain itu, pada detik ke-4, jari kelingking dan jari manis Haaland tampak menyatu dan berubah bentuk (melting). Ini jadi tanda visual yang kerap muncul pada video buatan AI.

Video tersebut juga diuji menggunakan beberapa layanan pendeteksi AI. Truth Scan menilai video tersebut memiliki probabilitas 91 persen merupakan hasil AI.

Sementara DetectVideo AI dan Sora AI Detector sama-sama memberikan hasil sekitar 53 persen. Kemungkinan video dibuat atau dimodifikasi menggunakan AI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....