Nobar Piala Dunia Tingkatkan Omzet UMKM Lokal
- 08 Jul 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Pemkab Bangka Tengah menyebut dampak ekonomi dari kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 dirasakan para pelaku UMKM. Jika sebelumnya omzet harian berkisar Rp1 juta, selama kegiatan nobar pendapatan dapat meningkat.
"Yakni menjadi sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hari. Itu dari yang menjual kopi khas Bangka dan kuliner snack khas Bangka," kata Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Rabu, 8 Juli 2026.
| Baca juga: Gavi Minta FIFA Tidak Hukum Pemain Argentina |
Efrianda mengatakan, lokasi nobar dibagi di setiap kecamatan dengan menyesuaikan jadwal pertandingan. Selain menjadi pusat kegiatan UMKM, pemerintah daerah juga menghadirkan berbagai layanan publik di lokasi acara.
"Seperti pelayanan administrasi kependudukan (Dukcapil), Samsat, hingga layanan kesehatan. Sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dalam satu tempat," katanya.
Menurutnya, pemerintah daerah juga akan memperkuat motivasi digital bagi pelaku UMKM. Termasuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar pelaku usaha memiliki akses pasar yang lebih luas.
"Selama pelaksanaan nobar, setiap kecamatan didorong menjadi pusat aktivitas UMKM. Jadi, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai produk lokal.
Pihak Pemkab melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. Berbagai kegiatan akan diselenggarakan di ruang publik agar pelaku usaha mendapat manfaat langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....