Kontroversi Piala Dunia 2026, Hossam Hassan Murka usai Laga Argentina Vs Mesir
- 08 Jul 2026 09:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan menjadi sorotan, setelah terlibat insiden dengan sejumlah pendukung Argentina.
- Reaksi emosional Hossam Hassan, muncul setelah dirinya diduga diprovokasi pendukung Argentina dengan mengibarkan bendera Israel.
- Sempat unggul dua gol lewat Yasser Ibrahim dan Mustafa Ziko, tim berjuluk Pharaohs gagal mempertahankan keunggulan. Tepatnya, usai Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández membalikkan keadaan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan menjadi sorotan, setelah terlibat insiden dengan sejumlah pendukung Argentina. Kontroversi Hossam Hassan dengan pendukung Argentina, terjadi usai laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.
Reaksi emosional Hossam Hassan, muncul setelah dirinya diduga diprovokasi pendukung Argentina dengan mengibarkan bendera Israel. Dalam pertandingan itu, Mesir harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 2-3 dari Argentina.
Sempat unggul dua gol lewat Yasser Ibrahim dan Mustafa Ziko, tim berjuluk Pharaohs gagal mempertahankan keunggulan. Tepatnya, usai Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández membalikkan keadaan.
Laga tersebut, juga diwarnai keputusan wasit yang memicu kontroversi di tengah penggemar sepak bola dunia. Kekalahan itu, membuat Mesir tersingkir di babak 16 besar, sementara Argentina melaju ke perempat final.
Usai pertandingan, kamera televisi menangkap momen ketika beberapa pendukung Argentina mengibarkan bendera Israel ke arah Hossam Hassan. Aksi itu, diduga berkaitan dengan pernyataan sang pelatih yang sebelumnya secara terbuka menyatakan dukungan terhadap rakyat Palestina.
Merespons provokasi tersebut, Hossam Hassan menunjuk lambang Federasi Sepak Bola Mesir yang terdapat di dadanya. Ia kemudian melontarkan kata-kata bernada keras ke arah tribun sebelum meludah ke arah para pendukung yang memprovokasinya.
Sehari sebelum pertandingan, Hossam Hassan memang menyampaikan pandangannya mengenai konflik di Palestina. Dalam konferensi pers, ia menilai tragedi kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina seharusnya menjadi perhatian seluruh dunia.
"Jika ada orang di dunia ini yang tidak merasakan penderitaan rakyat Palestina, maka ia bukanlah manusia. Seharusnya setiap orang, baik orang Eropa, Amerika, Arab, atau dari mana pun di dunia, merasakan apa yang terjadi pada rakyat Palestina," kata Hossam Hassan dalam konferensi pers jelang laga Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026, dikutip Rabu, 8 Juli 2026.
Ia juga menyinggung minimnya respons dunia internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Menurutnya, penderitaan warga sipil tidak boleh diabaikan.
"Merupakan aib bagi seluruh dunia membiarkan manusia hidup dalam kondisi seperti ini. Ribuan korban tewas akibat satu serangan bom di Gaza," ucap Hossam Hassan.
Hossam Hassan menutup pernyataannya dengan menyerukan keadilan bagi rakyat Palestina. Ia berharap komunitas internasional memberikan perhatian yang sama terhadap hak hidup seluruh manusia.
"Kami menuntut hak hidup dan keadilan bagi rakyat Palestina. Sama seperti FIFA menggaungkan slogan-slogan yang menyerukan keadilan, kita juga harus menuntut hak mereka untuk hidup," ujar Hossam Hassan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....