PBB Kecam Ujaran Rasis Senator Paraguay kepada Kylian Mbappe
- 08 Jul 2026 07:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PBB mengecam keras komentar rasis Senator Paraguay Celeste Amarilla terhadap Kylian Mbappe dan menegaskan pejabat publik harus menolak rasisme, diskriminasi, serta ujaran kebencian.
- Amarilla melontarkan hinaan bernada rasis terhadap Mbappe usai Prancis mengalahkan Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026, sehingga memicu kecaman luas.
- Menteri Olahraga Prancis Marina Ferrari dan Kylian Mbappe sama-sama mengecam pernyataan Amarilla, dengan Mbappe menyebutnya tidak layak menduduki jabatan publik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam keras serangan rasis senator Paraguay, Celeste Amarilla, kepada penyerang Timnas Prancis Kylian Mbappe. PBB mengatakan perbuatan politikus Paraguay itu sebagai tindakan tercela.
"Komentar rasis dan merendahkan martabat manusia terhadap pemain sepak bola Prancis Kylian Mbappe oleh senator Paraguay Celeste Amarilla. Itu adalah tindakan tercela dan, sayangnya, bukan insiden tunggal," kata juru bicara kantor hak asasi manusia PBB, Thameen Al-Kheetan berdasarkan pemberitaan AFP, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia mengatakan serangan rasis ke Mbappe bukan masalah rasial pertama yang terjadi selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Dia menegaskan para pejabat dan tokoh publik seharusnya memberikan kecaman keras terhadap isu rasisme.
"Laporan mengenai insiden rasisme selama Piala Dunia FIFA 2026 mencerminkan fenomena yang tidak biasa. Pejabat publik memiliki tanggung jawab lebih besar untuk menentang rasisme, diskriminasi, dan ujaran kebencian dalam pernyataan mereka," katanya.
Ia mengatakan, negara dan organisasi olahraga harus berupaya secara aktif untuk mencegah tindakan rasisme dan diskriminasi. "Perusahaan media sosial juga memiliki tanggung jawab untuk mencegah dan menangani diskriminasi rasial serta pelecehan yang bersifat xenofobik," ujar Kheetan.
Sebelumnya, Senator Paraguay Celeste Amarilla sebelumnya melakukan pelecehan rasial kepada Mbappe. Hal itu dilakukan usai Prancis berhasil menyingkirkan Paraguay pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026.
Ia melakukan pelecehan rasial terhadap Mbappe dan dalam unggahan lain, menyebutnya sebagai dengan sebutan yang tidak pantas. Dan cenderung menyerang fisik Kylian Mbaape.
"Orang Kamerun yang terjajah yang benar-benar berpura-pura menjadi orang Prancis. Dasar pahit, orang kaya baru, arogan, dan jelek," ujarnya.
Tidak hanya itu, ia juga menuduh Mbappe "ketakutan setengah mati" selama pertandingan. Komentar tersebut telah memicu reaksi marah di Prancis, dengan menteri olahraga negara itu, Marina Ferrari.
''Ini sangat menjijikkan, memalukan, dan semakin tidak dapat diterima karena berasal dari seorang politisi,'' katanya. Mbappe sendiri telah buka suara, ia menyebut seorang senator Paraguay tersebut 'tercela' dan 'tidak layak menduduki jabatannya'.
"Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah wanita yang hina dan tidak layak menduduki posisi Anda. Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah berjuang dengan semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi," tulisnya @KMbappe dalam akun Xnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....