Martinez Pilih Mundur, Bertahan di Portugal Dinilai Tak Masuk Akal
- 07 Jul 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Martinez Pilih Mundur, Bertahan di Portugal Dinilai Tak Masuk Akal
- Pelatih asal Spanyol itu tidak menyesal memainkan Cristiano Ronaldo selama 90 menit
- Pelatih berusia 52 tahun itu memimpin timnas Portugal sejak 2023
- Baginya, bertahan usai kegagalan itu bukan keputusan yang masuk akal
RRI.CO.ID, Jakarta- Roberto Martinez langsung mengundurkan diri usai Portugal disingkirkan Spanyol. Kekalahan 0-1 mengakhiri kiprahnya bersama Selecao das Quinas di Piala Dunia 2026.
Pelatih berusia 52 tahun itu memimpin timnas Portugal sejak 2023 hingga kontraknya berakhir selepas Piala Dunia 2026. Baginya, bertahan usai kegagalan itu bukan keputusan yang masuk akal.
"Ya, ini pertandingan terakhir saya bersama timnas Portugal. Saya bangga, empat pertandingan dan saya diterima di Portugal, ini kenangan yang saya simpan selamanya" ucap Roberto Martinez, usai mengantarkan Portugal terhenti di 16 besar Piala Dunia 2026.
Sebelum menangani Portugal, Martinez lebih dulu melatih timnas Belgia. Martinez juga pernah melatih klub Inggris, Everton, Wigan dan Swansea.
Martinez menilai kekalahan Portugal bukan sebuah kegagalan besar dalam perjalanan mereka. Ia tetap bangga dengan perjuangan tim meski harus tersingkir dari Piala Dunia 2026.
"Kami tidak gagal, hanya kalah dari tim favorit. Kami menunjukkan bakat luar biasa dan terus mencoba menang hingga menit terakhir," ujarnya.
Diakui Martinez,sulit untuk terus konsisten dan terus menerus lolos. Ada banyak penentu, seperti tendangan yang mengenai tiang gawang dan inilah yang bisa menentukan hasil di piala dunia.
Pelatih asal Spanyol itu tidak menyesal memainkan Cristiano Ronaldo selama 90 menit penuh. Ia percaya keputusan tersebut tepat dalam perjuangan Portugal menghadapi Spanyol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....