Gap Kualitas Jadi PR Asia usai Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia 2026
- 04 Jul 2026 17:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Australia kalah dari Mesir sehingga seluruh wakil Asia dipastikan tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Pengamat sepak bola Ari DP menilai Jepang dan Australia mampu bersaing, tetapi kalah oleh tradisi, pengalaman, dan faktor mental lawan.
- Ari DP menyebut AFC harus meningkatkan kualitas kompetisi, pembinaan usia muda, dan memperbanyak laga melawan tim Eropa serta Amerika Latin menuju Piala Dunia 2030.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tersingkirnya Australia dari Mesir memastikan seluruh wakil Asia angkat koper dari Piala Dunia 2026. Australia menyusul Jepang yang lebih dulu gugur pada babak 32 besar.
Pengamat sepak bola Ari DP menilai Australia dan Jepang sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada lawan-lawannya. "Australia dan Jepang sudah mampu bersaing di fase gugur, tetapi tradisi kuat lawan menjadi pembeda," kata Ari DP, Sabtu, 4 Juli 2026.
Menurut Ari, Australia tampil maksimal hingga memaksa Mesir bermain sampai adu penalti. Ia menilai hasil pertandingan lebih ditentukan faktor mental, keberuntungan, serta kesiapan tim dalam adu penalti.
Sementara itu, Jepang sempat unggul lebih dulu atas Brasil sebelum akhirnya kalah pada babak kedua. Ari menyebut pengalaman dan kualitas Brasil, ditambah sentuhan pelatih berkelas, menjadi faktor penentu kemenangan.
Secara keseluruhan, Ari menilai perjalanan wakil Asia di Piala Dunia 2026 masih belum memuaskan. Hanya dua dari sembilan wakil Asia yang lolos fase grup, dan keduanya langsung terhenti di babak 32 besar.
"Masih ada gap kualitas yang harus dikejar dan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi AFC," ujarnya. Ia menilai peningkatan kualitas liga domestik dan pembinaan pemain muda harus menjadi prioritas.
Ari juga mendorong tim-tim Asia lebih sering menghadapi negara Eropa dan Amerika Latin dalam laga internasional. Menurutnya, empat tahun menuju Piala Dunia 2030 harus dimanfaatkan untuk memperkecil ketimpangan kualitas agar Asia mampu berbicara lebih banyak di panggung dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....