Presiden Cape Verde: Tidak Ada Kata Gagal di Piala Dunia
- 04 Jul 2026 05:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Cape Verde, José Maria Neves, menegaskan negaranya tidak mengenal istilah gagal di Piala Dunia 2026. Dilansir dari BBC pada Jumat, 3 Juli 2026, ia menilai perjalanan tim nasional sudah menjadi pencapaian bersejarah.
Cape Verde menjalani turnamen ini sebagai debutan di ajang Piala Dunia. Namun mereka mampu melangkah hingga fase gugur dan menarik perhatian dunia.
Perjalanan tersebut diawali dengan hasil imbang melawan Spanyol pada laga pembuka. Setelah itu, Cape Verde juga menahan Uruguay dan Arab Saudi.
Hasil tersebut cukup membawa mereka lolos sebagai runner-up Grup H. Capaian itu membuat Cape Verde mencatat sejarah baru dalam sepak bola nasional.
Menjelang laga melawan Argentina, Neves tetap menunjukkan keyakinan kepada timnya. Namun ia menegaskan hasil pertandingan bukan ukuran keberhasilan semata.
“Terlepas dari hasil akhirnya, kami akan meninggalkan Piala Dunia dengan kepala tegak,” kata Neves. Ia menyebut tim telah menjalankan misi dengan baik.
Menurut Neves, keberhasilan hadir bukan hanya dalam bentuk kemenangan pertandingan. Kesempatan tampil dan bersaing di level tertinggi juga memiliki arti besar.
Ia menilai para pemain telah menunjukkan semangat yang mencerminkan karakter bangsa. Hal itu dinilai lebih penting daripada tekanan soal hasil.
Neves juga menekankan bahwa Cape Verde datang dengan tujuan menulis sejarah sendiri. Perjalanan menuju fase gugur dianggap telah membuktikan kemampuan tim.
Bagi pemerintah dan masyarakat, pencapaian tersebut menjadi sumber kebanggaan nasional. Tim nasional dinilai berhasil memperlihatkan potensi negara kecil di panggung besar.
Pesan tersebut juga menjadi dorongan bagi generasi muda Cape Verde. Kehadiran di Piala Dunia diharapkan membuka mimpi baru bagi sepak bola nasional.
Kini Cape Verde bersiap menghadapi Argentina dengan semangat yang tetap terjaga. Apa pun hasilnya, mereka ingin meninggalkan turnamen dengan kebanggaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....