Pemain Maroko Issa Diop Raih MVP, Sebut Kemenangan Berasal dari Allah

  • 01 Jul 2026 10:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Issa Diop terpilih sebagai Player of the Match setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+1 yang membawa Maroko memaksakan adu penalti melawan Belanda.
  • Diop menegaskan kemenangan Maroko merupakan hasil kerja sama tim dan mengungkapkan rasa syukur kepada Allah, bukan menonjolkan pencapaian pribadi.
  • FIFA menyediakan dua versi trofi Player of the Match, termasuk versi tanpa logo sponsor minuman beralkohol bagi pemain Muslim.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bek Timnas Maroko, Issa Diop, terpilih sebagai Player of the Match setelah menjadi salah satu pahlawan kemenangan timnya atas Belanda. Diop mencetak gol penyeimbang pada masa injury time yang menghidupkan harapan Maroko sebelum akhirnya menang lewat adu penalti.

Penampilan impresif Diop membuat para penggemar memilihnya sebagai Player of the Match. Namun, pemain berusia 28 tahun itu enggan menonjolkan peran pribadinya dan memilih memuji kerja keras seluruh rekan setim.

"Ini adalah penampilan tim, semua orang bermain dengan baik. Kami menjalankan rencana permainan dengan baik dan pada akhirnya kami menang," kata Diop seusai pertandingan.

Meski menjadi pahlawan kemenangan, Diop mengaku kondisi fisiknya sangat terkuras setelah bermain selama 120 menit. "Tentu saja saya merasa sangat lelah dan butuh pemulihan," ujarnya.

Ia kemudian ditanya pesan pertama yang akan ia sampaikan kepada rekan-rekannya setelah menerima penghargaan tersebut. Diop kembali menegaskan bahwa keberhasilan Maroko bukanlah hasil kerja satu individu.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami adalah negara Muslim dan masyarakat Muslim. Jadi ini bukan tentang individu atau kelompok, semua ini berasal dari Allah dan kami bersyukur kepada-Nya," ucap Diop.

Pada laga tersebut, Maroko sempat tertinggal lebih dulu setelah Cody Gakpo membawa Belanda unggul pada menit ke-72. Saat laga tampak akan dimenangkan Belanda.

Namun, Issa Diop muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-90+1. Diop berhasil memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi.

Gol tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Setelah kedua tim gagal mencetak gol selama 30 menit extra time, Maroko akhirnya memastikan kemenangan 3-2 dalam adu penalti.

Untuk diketahui, penghargaan Player of the Match di Piala Dunia merupakan apresiasi resmi FIFA kepada pemain terbaik dalam setiap pertandingan. Pada Piala Dunia 2026, FIFA menghadirkan dua versi trofi untuk mengakomodasi perbedaan keyakinan para pemain.

Trofi standar diberikan dengan identitas sponsor bir Michelob ULTRA, yang menjadi sponsor resmi penghargaan tersebut. Namun, bagi pemain Muslim, pemain di bawah usia 21 tahun, atau pemain yang menolak alkohol, FIFA menyediakan versi trofi tanpa logo bir.

Kebijakan tersebut mulai diterapkan FIFA sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan agama dan budaya para pemain. Termasuk mereka yang berasal dari negara-negara mayoritas Muslim seperti Maroko.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....