Arab Saudi Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Yasser Al-Misehal Pilih Mundur
- 01 Jul 2026 10:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Yasser Al-Misehal mengundurkan diri sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi setelah tim nasional gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Dalam pernyataannya, Al-Misehal meminta maaf kepada masyarakat Arab Saudi dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan tersebut.
- Proses pembukaan pendaftaran calon pengurus federasi baru akan segera dilakukan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Yasser Al-Misehal umumkan dirinya mundur dari jabatan Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi. Keputusan ini menyusul hasil mengecewakan Timnas Arab Saudi yang gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pada saat itu, Arab Saudi menempati posisi terbawah Grup H dengan koleksi dua poin. Pertama kali mereka bermain imbang melawan Uruguay dan Tanjung Verde, terakhir kalah telak 0-4 dari Spanyol.
Melalui akun X pribadinya, Yasser Al-Misehal menyampaikan rasa terima kasih kepada sejumlah pihak. Ia mengatakan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Arab Saudi pada hasil terbaik.
"Bersama rekan-rekan di jajaran pengurus federasi, kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengabdi kepada sepak bola Arab Saudi. Kami bekerja dengan penuh ketulusan demi mewujudkan harapan bangsa dan para pendukung," tulis Yasser Al-Misehal.
Namun, Yasser Al-Misehal turut mengakui bahwa hasil yang diraih tim nasional mereka di Piala Dunia 2026 tentu bukan yang diharapkan. "Oleh karena itu, saya bertanggung jawab penuh atas hasil tersebut dan memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang berharap tim nasional bisa tampil lebih baik." tulisnya.
Untuk diketahui, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketiga Arab Saudi. Namun, mereka belum mampu menembus fase gugur sejak terakhir mencapai babak 16 besar pada edisi 1994.
Terakhir, Yasser Al-Misehal menyatakan secara jelas bahwa dirinya tidak akan melanjutkan jabatannya. "Saya memang meninggalkan jabatan ini, tetapi insyaallah saya akan tetap mengabdi kepada tanah air dan kepemimpinan negara, serta mendukung kemajuan bagi olahraga Arab Saudi," ujarnya.
Yasser Al-Misehal juga menilai federasi membutuhkan kepemimpinan baru untuk memulai langkah berikutnya. "Sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, kami akan memulai proses pembukaan pendaftaran calon untuk pemilihan dewan pengurus federasi yang baru," lanjutnya, lagi.
Selama tujuh tahun memimpin, Al-Misehal menjadi peran penting dibalik upaya membawa Arab Saudi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Hal ini juga menjadi bagian dari strategi negara mendiversifikasi pendapatan ekonomi yang selama ini bergantung pada hasil minyak bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....