Afrika Selatan vs Kanada, Laga Pembuka Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

  • 28 Jun 2026 17:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kedua tim akan saling berhadapan dalam debut babak gugur di SoFi Stadium, Los Angeles, Senin 29 Juni 2026 02:00 WIB
  • Satu-satunya pertemuan Afrika Selatan dan Kanada terjadi di laga persahabatan pada 21 November 2007. Pada laga tersebut, Afrika Selatan menangkan 2-0 atas Kanada
  • Afrika Selatan menghadapi Kanada akan menjadi laga pembuka babak 32 besar Piala Dunia 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Afrika Selatan menghadapi Kanada akan menjadi laga pembuka babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kedua tim akan saling berhadapan dalam debut babak gugur di SoFi Stadium, Los Angeles, Senin 29 Juni 2026 02:00 WIB.

Afrika Selatan memulai perjalanan di Piala Dunia dengan kekalahan telak 2-0 dari Meksiko pada pertandingan pembuka. Ditambah dua kartu merah untuk Yaya Sithole dan Themba Zwane sempat membawa kekhawatiran kepada tim berjuluk Bafana Bafana itu.

Tidak perlu dikatakan, Hugo Broos, 74 tahun, kepala pelatih tertua di Piala Dunia 2026 berhasil memimpin kebangkitan luar biasa. Afrika Selatan berhasil mengalahkan Korea Selatan 1-0 untuk memastikan posisi kedua di Grup A.

“Saya rasa kami sudah bisa mengatakan sekarang bahwa Piala Dunia ini adalah sebuah kesuksesan. Semua orang mengharapkan dan berharap kami bisa lolos ke babak kedua, dan berhasil lolos ke babak kedua,” ujar Broos dalam jumpa pers prapertandingan, Minggu, 28 Juni 2026.

“Ini penting, tapi sekali lagi bukan berarti sekarang kami senang dan hanya bermain besok lalu pulang. Begitu sampai di sana, kami menginginkan lebih dan kami ingin memenangkan pertandingan besok.”

Broos menambahkan, jika para pemainnya menampilkan mentalitas yang sama seperti saat melawan Korea Selatan, mereka memiliki kesempatan untuk menang. Terlebih menurutnya, Kanada adalah tim yang sangat tangguh, yang menuntut tim asuhannya untuk tampil di level terbaik.

“Kami harus tampil di level terbaik kami; kalau tidak, hal itu mustahil tercapai. Namun, jika kami berhasil lolos ke babak ketiga lagi, maka saya bisa katakan bahwa itu benar-benar sebuah keajaiban bagi Bafana Bafana,” ujar pelatih asal Belgia itu.

Sementara Kanada menjadi negara tuan rumah Piala Dunia pertama yang memainkan pertandingan di luar wilayah negaranya sendiri. Meski gagal memuncaki kedua Grup B, tim asuhan Jesse Marsch itu menciptakan banyak hal positif selama fase grup.

Kanada mencetak delapan gol dan melepaskan 21 tendangan tepat sasaran di Piala Dunia 2026. Sepuluh tendangan tepat sasaran lebih banyak daripada gabungan dua kampanye Piala Dunia mereka sebelumnya.

Kendati begitu, kepala pelatih Kanada, Jesse Marsch tidak menampikkan ketangguhan Afrika Selatan. Bahkan, Jesse memuji kehebatan Broos yang mampu membawa Afrika Selatan bangkit dari dua kartu merah di pertandingan pembuka.

“Pelatih Broos telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mempersiapkan timnya dan memastikan mereka siap tampil dalam performa terbaik. Mereka mendapat dua kartu merah saat melawan Meksiko, namun tetap tampil tangguh di turnamen ini dan berhasil menemukan cara untuk terus berkembang seiring berjalannya turnamen,” ujar Jesse.

Ini menurutnya menjadi suatu petunjuk tim seperti apa yang akan Kanada hadapi nantinya. Jesse mengungkapkan bahwa para pemainnya siap menunjukkan yang terbaik untuk menghadapi Afrika Selatan.

“Saya rasa hampir semua pemain yang datang ke kamp pelatihan dengan cedera ringan sekarang sudah hampir 100% pulih dan siap tampil di level tertinggi. Ini memberi kami kesempatan untuk menunjukkan yang terbaik di pertandingan nanti,” ucap pelatih asal Amerika Serikat tersebut.

Satu-satunya pertemuan Afrika Selatan dan Kanada terjadi di laga persahabatan pada 21 November 2007. Pada laga tersebut, Afrika Selatan menangkan 2-0 atas Kanada.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....