Modrić Pecahkan Rekor Dunia, Maestro Kroasia Ukir Sejarah di Usia 40 Tahun
- 28 Jun 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gelandang tengah Kroasia, Luka Modrić kembali membuktikan bahwa usia 40 tahun hanyalah angka.
- Momen bersejarah Modrić tersebut, tercipta saat Kroasia menaklukkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup. Kemenangan itu sekaligus memastikan Vatreni melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Saat pertandingan masih imbang 1-1, Modrić menjadi pembeda pada menit ke-83. Kapten Kroasia itu melepaskan umpan sepak pojok yang akurat dan disambut sundulan Nikola Vlašić untuk mengubah skor menjadi 2-1.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gelandang tengah Kroasia, Luka Modrić kembali membuktikan bahwa usia 40 tahun hanyalah angka. Gelandang veteran Kroasia itu mengukir rekor baru di Piala Dunia 2026, setelah menjadi pemain tertua yang berhasil menciptakan assist.
Momen bersejarah Modrić tersebut, tercipta saat Kroasia menaklukkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup. Kemenangan itu sekaligus memastikan Vatreni melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Saat pertandingan masih imbang 1-1, Modrić menjadi pembeda pada menit ke-83. Kapten Kroasia itu melepaskan umpan sepak pojok yang akurat dan disambut sundulan Nikola Vlašić untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Kroasia sekaligus melahirkan sejarah baru di panggung sepak bola dunia. Berdasarkan data Opta, Modrić resmi menjadi pemain tertua yang mencatatkan assist di ajang Piala Dunia.
Melansir laporan OptaJoe, rekor itu diukir Modrić pada usia 40 tahun 291 hari. Catatan tersebut kembali menegaskan kualitas luar biasa sang maestro yang masih mampu tampil menentukan di level tertinggi.
Kontribusi Modrić tidak hanya menghadirkan rekor pribadi. Umpan matang yang berbuah gol kemenangan juga memastikan Kroasia mengamankan tiga poin penting pada laga penutup fase grup.
Tambahan poin tersebut membawa Kroasia finis di posisi kedua Grup L dengan koleksi enam poin. Mereka hanya berada di bawah Inggris yang keluar sebagai juara grup dengan tujuh poin.
Sepanjang pertandingan, pengalaman Modrić kembali menjadi pembeda. Ketenangannya dalam mengatur ritme permainan dan kualitas bola matinya menjadi senjata utama Kroasia saat menghadapi perlawanan sengit Ghana.
Gelandang yang telah menjadi ikon sepak bola Kroasia itu terus menunjukkan dirinya mampu bersaing dengan pemain-pemain generasi baru. Penampilannya di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa kualitas, visi bermain, dan pengalaman tetap menjadi aset berharga.
Rekor yang diukir Modrić juga menambah panjang daftar prestasi individu dalam karier gemilangnya. Di usia 40 tahun, ia masih mampu mencatatkan sejarah baru di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Kini, Kroasia bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di fase gugur. Dengan Modrić yang masih menjadi motor permainan, Vatreni memiliki modal besar untuk kembali melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....