Laga Tertunda Dua Jam, Mbappe Ungkap Tantangan Mental
- 23 Jun 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Prancis mengalahkan Irak 3-0 setelah pertandingan tertunda lebih dari dua jam akibat cuaca buruk.
- Kylian Mbappe menyebut penundaan panjang tersebut menguras fokus serta mental pemain di ruang ganti.
- Pelatih Irak Graham Arnold menilai jeda panjang memengaruhi konsentrasi pemain dan berkontribusi pada kesalahan timnya.
RRI.CO.ID, Philadelphia – Prancis meraih kemenangan meyakinkan atas Irak meski laga sempat tertunda lebih dari dua jam. Kemenangan 3-0 itu mengantar Les Bleus melaju ke babak 32 besar Piala Dunia.
Pertandingan di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, Selasa, 23 Juni 2026, berlangsung dalam kondisi cuaca yang sulit. Sebanyak 68.344 penonton turut terdampak penundaan akibat ancaman badai petir.
Pertandingan dihentikan saat jeda babak pertama karena alasan keselamatan. Wasit asal Kanada, Drew Fischer, meniup peluit turun minum ketika Prancis unggul 1-0 lewat gol Kylian Mbappe.
Setelah itu, hujan deras dan ancaman petir melanda kawasan stadion. Saat laga dimulai kembali, Prancis berhasil menambah dua gol dari Mbappe dan Ousmane Dembele untuk memastikan kemenangan.
Usai pertandingan, Mbappe mengakui penundaan panjang tersebut sangat menguras energi mental. Menurutnya, pemain dan staf telah mengerahkan usaha besar untuk menjaga fokus sepanjang penundaan.
“Malam ini sangat panjang dan kami menghabiskan banyak waktu menunggu. Ini sangat melelahkan secara emosional dan mental karena kami harus tetap fokus,” kata kapten timnas Prancis tersebut.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengatakan timnya terus menunggu kepastian jadwal lanjutan di ruang ganti. Ia mengaku tidak terganggu dengan penundaan tersebut dan lebih mengutamakan keselamatan semua orang.
"Sebenarnya saya menikmati waktu menunggu bersama para pemain dan bersenang-senang. Ini soal keselamatan, kami tidak bisa melawan hujan dan sambaran petir,” ujar Deschamps.
Menurut aturan setempat, pertandingan harus dihentikan bila petir terdeteksi dekat stadion. FIFA mengikuti rekomendasi otoritas lokal terkait cuaca buruk di Amerika Serikat.
Sementara itu, pelatih Irak, Graham Arnold, menilai penundaan panjang memengaruhi konsentrasi pemainnya. “Kesalahan setelah laga dilanjutkan sangat merugikan kami,” ujar Arnold.
Pelatih asal Australia itu mengungkapkan staf Irak memanfaatkan jeda untuk meninjau rekaman babak pertama. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai situasi yang belum pernah dialaminya sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....