Inilah Kekecewaan Haiti-Turki, Dua Tim Pertama Tersingkir Piala Dunia 2026
- 21 Jun 2026 06:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Haiti dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun di Grup C.
- Turki juga kehilangan peluang lolos usai kalah dari Australia dan Paraguay di Grup D.
- Kedua tim tidak lagi dapat mengejar pesaing mereka meski masih menyisakan satu pertandingan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Haiti dan Turki menjadi dua negara pertama yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Setelah hasil pertandingan putaran kedua fase grup membuat keduanya tidak lagi memiliki peluang lolos ke babak 32 besar.
Haiti memastikan nasib tersebut setelah kalah 0-3 dari Brasil pada laga Grup C yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia. Kekalahan itu menjadi yang kedua secara beruntun setelah sebelumnya mereka tumbang 0-1 dari Skotlandia pada pertandingan pembuka.
Hasil tersebut membuat Haiti tetap berada di dasar klasemen tanpa poin. Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Maroko, mereka tidak lagi mampu mengejar, berdasarkan aturan head-to-head FIFA.
Meskipun tersingkir, pelatih Haiti Sebastien Migne merasa bangga dengan perjuangan timnya. Sang pelatih bangga dan menekankan pentingnya kembali ke Piala Dunia, setelah absen selama 52 tahun.
"Para pemain menunjukkan bahwa mereka pantas berada di Piala Dunia ini. Kita tidak boleh meremehkan arti penting kembalinya Haiti ke panggung terbesar dalam sepak bola dunia." ujar Migne dikutip dari Chinadailyasia.com , Minggu, 21 Juni 2026.
Kembalinya Haiti ke putaran final Piala Dunia setelah penantian 52 tahun pun berakhir mengecewakan. Sebelumnya, mereka terakhir tampil pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat.
Tidak hanya gagal meraih poin, Haiti juga belum mampu mencetak gol dalam dua pertandingan pertama. Sebaliknya, mereka telah kebobolan empat gol dari Skotlandia dan Brasil.
Sementara itu, Turki menjadi tim kedua yang dipastikan tersingkir dari turnamen. Kepastian tersebut datang setelah mereka kalah 0-1 dari Paraguay pada laga kedua Grup D.
Sebelumnya, Turki juga gagal meraih poin saat kalah 0-2 dari Australia pada pertandingan pembuka. Dua kekalahan beruntun membuat mereka tertahan di dasar klasemen tanpa poin dan kekecewaan timbul dari semua pemain.
"Kami benar-benar, benar-benar sedih, ini juga memalukan. Kami meminta maaf kepada rakyat kami. Kami menangis di ruang ganti. Kami harus melakukan segala cara untuk menebus ini," kata bintang Real Madrid, Arda Güler dikutip dari goal.com .
"Tidak ada masalah di dalam tim. Di lapangan, kami memang tidak berhasil. Kami tidak bisa mewujudkan apa yang telah kami rencanakan. Kami memiliki peluang-peluang. Kami akan melakukan segala cara agar turnamen ini terlupakan," lanjut Güler kepada TRT Spor.
Kapten Hakan Calhanoglu menambahkan semuanya pasti kecewa dengan hasil ini, namun tim sudah berjuang. “Saat ini tidak mudah untuk menemukan kata-kata yang tepat. Semua orang sangat kecewa. Lagipula, kami akhirnya berhasil mencapai tahap ini lagi setelah 24 tahun," kata Hakan Calhanoglu.
"Dalam kedua pertandingan, kami telah memberikan segalanya, berusaha keras, dan mencari peluang gol, tetapi itu tidak cukup. Kami menembak, tetapi bola seolah-olah tidak mau masuk. Ini nasib buruk, apa lagi yang bisa saya katakan. Saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat kami." ujarnya.
Padahal, Turki datang ke Piala Dunia 2026 dengan harapan besar setelah kembali untuk pertama kalinya sejak edisi 2002. Saat mereka mencatatkan prestasi terbaik dengan finis di peringkat ketiga.
Meski menunjukkan permainan menyerang, efektivitas menjadi masalah utama bagi Turki. Dalam dua pertandingan pertama, mereka tercatat melepaskan 61 tembakan, namun tidak satu pun berhasil berbuah gol.
Turki masih akan menghadapi Amerika Serikat pada laga terakhir fase grup. Namun, hasil pertandingan tersebut tidak lagi memengaruhi peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya.
Dengan tersingkirnya Haiti dan Turki, jumlah tim yang dipastikan gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 kini bertambah. Kedua negara harus mengakhiri turnamen lebih cepat meski masih menyisakan satu pertandingan fase grup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....