Trio Wasit Perempuan Cetak Sejarah pada Piala Dunia 2026
- 20 Jun 2026 10:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Trio wasit perempuan asal Amerika Serikat mencetak sejarah dengan memimpin pertandingan Republik Ceko melawan Afrika Selatan pada Piala Dunia 2026, menjadi kali pertama laga Piala Dunia putra dipimpin sepenuhnya oleh perempuan.
- Penugasan Tori Penso, Brooke Mayo, dan Kathryn Nesbitt dinilai sebagai tonggak penting bagi kesetaraan kesempatan dalam dunia sepak bola serta menunjukkan kemampuan perempuan di level tertinggi perwasitan.
- Ketiga wasit tersebut telah berpengalaman memimpin berbagai turnamen internasional bergengsi, dan kehadiran mereka di Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi perempuan berikutnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sejarah baru tercipta pada Piala Dunia 2026 melalui penugasan tiga wasit perempuan dalam satu pertandingan. Ketiganya memimpin laga penyisihan grup antara Republik Ceko dan Afrika Selatan pada 18 Juni.
Trio tersebut terdiri atas Tori Penso sebagai wasit utama serta Brooke Mayo dan Kathryn Nesbitt asisten. Ketiganya berasal dari Amerika Serikat dan telah memiliki pengalaman panjang memimpin pertandingan internasional bergengsi dunia.
Momen tersebut mendapat perhatian luas karena menjadi kali pertama pertandingan Piala Dunia putra dipimpin perempuan seluruhnya. Peristiwa itu juga dianggap sebagai pencapaian penting dalam perkembangan kesetaraan kesempatan pada dunia olahraga.
Wakil Presiden Senior Bidang Perwasitan US Soccer, Kari Seitz, menyambut positif pencapaian bersejarah tersebut dengan bangga. Menurutnya, perempuan memiliki kemampuan yang sama untuk berprestasi pada berbagai bidang termasuk perwasitan sepak bola.
"Sudah menjadi misi saya menunjukkan bahwa perempuan mampu meraih kesempatan dan prestasi pada berbagai bidang. Melalui pencapaian ini, dunia dapat melihat kemungkinan besar yang terbuka bagi perempuan pada berbagai profesi," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 20 Juni 2026.
Tori Penso mengaku bangga mendapat kepercayaan memimpin pertandingan dalam ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. Ia menilai kemampuan fisik, mental, dan teknis perempuan mampu memenuhi tuntutan pertandingan pada level tertinggi.
Menurutnya, kemajuan yang dicapai saat ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi selama bertahun-tahun sebelumnya. Namun, ia menegaskan masih terdapat banyak peluang untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam dunia perwasitan.
"Perempuan memiliki kemampuan fisik, mental, dan teknis yang diperlukan untuk memimpin pertandingan tingkat tinggi. Kami bangga dengan pencapaian saat ini, namun masih banyak langkah pengembangan yang perlu dilakukan," ucapnya.
Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, ketiga wasit tersebut telah memimpin berbagai kompetisi internasional bergengsi dunia. Mereka juga pernah bekerja bersama dalam sejumlah turnamen besar termasuk final Piala Dunia Wanita 2023.
Kathryn Nesbitt menyebut kehadiran perempuan pada ajang besar memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya di berbagai bidang. Menurutnya, representasi yang terlihat secara nyata mampu membuka keyakinan bahwa impian dapat diwujudkan siapa saja.
"Melihat perempuan hadir pada panggung besar membuat impian terasa lebih nyata bagi banyak orang. Representasi tersebut dapat memberikan inspirasi bagi perempuan untuk mengejar cita-cita pada berbagai bidang kehidupan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....