Qatar Andalkan Kolaborasi Gelandang dan Sayap Hadapi Kanada
- 18 Jun 2026 22:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Qatar Andalkan Kolaborasi Gelandang dan Sayap Hadapi Kanada
- Lopetegui adalah pelatih yang membangun tim nasional Qatar dengan fokus kekuatan di ilni belakang
- Secara taktik pelatih Qatar, Julen Lopetegui menggunakan formasi 4-3-3 untuk menyeimbangkan gelandang dan kecepatan sayap
- Hasil imbang melawan Swiss pada laga pertama memberi kepercayaan diri Qatar
RRI.CO.ID, Jakarta- Hasil imbang melawan Swiss pada laga pertama grup B memberi kepercayaan diri Qatar di Piala Dunia 2026. Kondisi itu menjadi motivasi saat menghadapi Kanada di Stadion BC Place Vancouver, Jumat 19 Juni dini hari WIB.
Secara taktik pelatih Qatar, Julen Lopetegui menggunakan formasi 4-3-3 untuk menyeimbangkan gelandang dan kecepatan sayap. Akram Afif menjadi kunci serangan.
Akram Afif dua kali pemain terbaik Asia dan menjadi ancaman utama Swiss. Ia kreatif bersama klubnya Al-Sadd dengan torehan 15 gol musim ini.
Perannya akan dibantu Edmílson Junior dan Yusuf Abdurisag. Sementara lini diperkuat Ró-Ró dan Boualem Khoukhi. Keduanya akan bertugas menjadi pertahanan dari serangan Kanada.
Lopetegui adalah pelatih yang membangun tim nasional Qatar dengan fokus kekuatan di ilni belakang. Namun taktik ini berantakan saat Qatar kalah 0-3 dari Tunisia dan 0-1 dari Irlandia, sebelum Piala Dunia dimulai.
"Tak ada tekanan pada tim kami. Jika anda mengejar mimpi, maka anda tak akan merasa tertekan. Anda bisa lihat bagaimana ambisi dan antusias kami," Ujar Lopetegui
26 pemain Qatar bebas cedera dan siap dimainkan. Formasi 4-3-3 dengan pertahanan yang solid yang membuat timnas Swiss Frustrasi, diharapkan akan berlanjut saat bertemu Kanada.
Inilah kekuatan Qatar :
Qatar (4-3-3): Mahmud Abunada; Ayoub Al-Oui, Pedro Miguel, Boualem Khoukhi, Homam Ahmed; Jassem Gaber, Issa Laye, Ahmed Fathy; Akram Afif, Yusuf Abdurisag, Edmilson Junior.
Pelatih : Julen Lopetegui
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....