Inggris Jumpa Kroasia, Ujian Pertama Tuchel di Piala Dunia 2026

  • 17 Jun 2026 21:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas Inggris akan menghadapi Kroasia pada laga Grup L Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Dallas, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) pukul 03.00 WIB.

Laga ini menjadi ujian pertama bagi Thomas Tuchel sejak dipercaya menangani Three Lions. Ia mengemban harapan besar membawa Inggris mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia.

Kroasia bukan lawan asing bagi Inggris dalam berbagai turnamen besar internasional. Kedua tim pernah bertemu pada semifinal Piala Dunia 2018 yang dimenangkan Kroasia.

Mereka kembali berhadapan pada laga pembuka Euro 2020 beberapa tahun lalu. Saat itu Inggris berhasil meraih kemenangan tipis melalui pertandingan yang berlangsung ketat.

Meski mengalami regenerasi pemain, Kroasia tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan lawan-lawannya. Tim asuhan Zlatko Dalić bahkan mencapai setidaknya semifinal dalam dua Piala Dunia terakhir.

Fakta tersebut membuat Tuchel meminta para pemainnya menghormati kualitas yang dimiliki Kroasia. Menurutnya, lawan memiliki fondasi permainan kuat yang dibangun dari pengalaman panjang.

Tuchel secara khusus menyoroti kualitas lini tengah yang masih menjadi kekuatan utama Kroasia. Peran Mateo Kovačić dan Luka Modrić dinilai tetap sangat vital bagi timnya.

"Saya rasa sudah jelas mereka masih memiliki inti lini tengah, dengan Mateo dan Luka Modrić." ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan Tuchel seperti dikutip dari laman Football Muse, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Tuchel, Kroasia juga memiliki organisasi pertahanan yang sangat baik saat bertanding.

Kondisi itu membuat Inggris harus tampil disiplin sepanjang pertandingan berlangsung nanti.

"Mereka memiliki lini belakang tiga yang sangat kuat dan jantung permainan di tengah." Tuchel menilai pengalaman pemain Kroasia menjadi modal penting menghadapi tekanan turnamen besar.

Ia menegaskan Kroasia selalu menjadi tim yang sulit ditaklukkan pada kompetisi internasional.

Karena itu, Inggris harus tampil maksimal untuk mengamankan kemenangan pada laga pembuka.

"Mereka secara tradisional adalah tim nasional yang kuat dan itulah yang kami hadapi." Pernyataan itu menegaskan penghormatan Tuchel terhadap kualitas lawan yang akan dihadapi.

Menghadapi Kroasia, Inggris diperkirakan menerapkan tekanan tinggi sejak menit-menit awal pertandingan. Strategi tersebut bertujuan mengurangi ruang gerak pemain kreatif yang dimiliki lawan.

"Kami mengambil inisiatif yang tepat dan mengetahui apa yang dibutuhkan untuk menang."

Tuchel menegaskan timnya memiliki kepercayaan diri tinggi menghadapi laga pembuka tersebut.

Selain memburu kemenangan, Tuchel juga membawa ambisi besar pada turnamen kali ini. Ia ingin menjadi pelatih pertama yang membawa Inggris menjuarai Piala Dunia sejak 1966.

Pelatih asal Jerman tersebut mengaku bangga mendapat kepercayaan menangani Timnas Inggris. Menurutnya, ia memiliki kedekatan dengan budaya sepak bola yang berkembang di negara itu.

"Saya bangga dipilih federasi untuk memimpin tim menuju Piala Dunia ini. Saya merasakan hubungan dengan negara ini dan budaya olahraga Inggris sejak awal," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Kroasia Zlatko Dalić mengingatkan timnya terhadap ancaman Harry Kane. Striker Inggris tersebut datang dengan performa luar biasa sepanjang musim lalu.

Kane mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan bersama Bayern Munich musim sebelumnya.

Catatan itu membuat Dalić memberikan perhatian khusus kepada kapten Timnas Inggris tersebut.

"Mereka memiliki striker terbaik di dunia, mereka punya Kane dan bisa melakukan banyak hal." Pernyataan itu disampaikan Dalić seperti dikutip dari kantor berita Reuters.

Meski demikian, Kroasia tidak akan hanya mengandalkan permainan bertahan menghadapi Inggris. Dalić memastikan timnya tetap berusaha menyerang dan mencari peluang mencetak gol.

"Akan ada situasi bola mati yang sulit, tetapi kami sudah siap. Saya memperkirakan pertandingan hebat dan persiapan bagus untuk laga berikutnya," ucapnya.

Perhatian juga tertuju kepada Luka Modrić yang masih menjadi sosok penting Kroasia.

Gelandang berusia 40 tahun itu berpeluang mencatat penampilan ke-199 bersama negaranya.

Menurut Dalić, pengalaman Modrić memberikan pengaruh besar terhadap permainan tim.

Perannya tidak hanya sebagai kapten, tetapi juga pemimpin di dalam lapangan.

"Dia sangat berarti, baik sebagai kapten tim maupun sebagai pribadi. Dia adalah tangan kanan saya di lapangan," kata Dalić," ujarnya.

Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki kekuatan yang berbeda.

Inggris unggul dari kedalaman skuad, sedangkan Kroasia mengandalkan pengalaman pemain senior.

Lini tengah diprediksi menjadi area krusial yang menentukan jalannya pertandingan nanti. Tim yang mampu menguasai sektor tersebut berpeluang besar mengamankan tiga poin pertama.

Prakiraan susunan pemain

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford, Reece James, John Stones, Marc Guéhi, Kieran Trippier, Declan Rice, Jude Bellingham, Bukayo Saka, Phil Foden, Anthony Gordon, Harry Kane.

Kroasia (4-3-3): Dominik Livaković, Joško Gvardiol, Josip Šutalo, Josip Stanišić, Ivan Perišić, Luka Modrić, Mateo Kovačić, Mario Pašalić, Andrej Kramarić, Petar Musa, Ivan Perišić.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....