Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Langsung Memanas sejak Kick-Off

  • 16 Jun 2026 20:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Langsung Memanas Sejak Kick-Off
  • Balogun mencetak dua gol saat Amerika Serikat menundukkan Paraguay
  • Penyerang Jerman Kai Havertz cetak dua gol
  • Yasin Ayari asal Swedia juga cetak dua gol

RRI.CO.ID, Jakarta- Persaingan perburuan sepatu emas di Piala Dunia FIFA 2026 semakin memanas. Para penyerang terbaik mulai saling sikut demi menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.

Penyerang Jerman Kai Havertz dan gelandang Swedia Yasin Ayari kini bergabung dengan striker Amerika Serikat Folarin Balogun di posisi terdepan perburuan adidas Golden Boot. Persaingan ketat terjadi.



Balogun mencetak dua gol saat Amerika Serikat menundukkan Paraguay 4-1 di laga pembuka Grup D. Torehan itu menjadi sejarah bagi tuan rumah.

Havertz mencetak dua gol saat Jerman menang 7-1 atas Curacao. Ayari juga mencetak dua gol untuk Swedia saat melawan Tunisia pada laga pembuka.

Dengan masih banyak dari 48 tim peserta turnamen yang belum memainkan pertandingan mereka, pergerakan signifikan dalam daftar pencetak gol diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari dan pekan mendatang.



Dengan banyak tim belum bermain, persaingan top skor masih terbuka lebar di Piala Dunia 2026. Perubahan daftar pencetak gol diprediksi terus terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Jika dua pemain memiliki gol sama, assist akan menjadi penentu utama menurut FIFA Technical Study Group. Penilaian ini memastikan peringkat lebih adil di klasemen pencetak gol.

Jika masih imbang, total menit bermain menjadi penentu peringkat Golden Boot Piala Dunia 2026. Pemain dengan menit lebih sedikit akan berada di posisi lebih tinggi.

Klasemen Sepatu Emas

Dua gol
Folarin Balogun (Amerika Serikat) – nol assist, 77 menit bermain
Yasin Ayari (Swedia) – nol assist, 100 menit bermain
Kai Havertz (Jerman) – nol assist, 100 menit bermain
Elijah Just (Selandia Baru) - nol assist, 90 menit bermain

Satu gol
Deniz Undav (Jerman) – dua assist, 31 menit bermain
Alexander Isak (Swedia) – dua assist, 94 menit bermain
Nathaniel Brown (Jerman) – satu assist, 77 menit bermain
Hwang Inbeom (Korea Selatan) – satu assist, 87 menit bermain
Viktor Gyokeres (Swedia) – satu assist, 100 menit bermain
Mikel Svanberg (Swedia) – nol assist, 13 menit bermain
Giovanni Reyna (Amerika Serikat) – nol assist, 17 menit bermain
Cyle Larin (Kanada) – nol assist, 20 menit bermain
Oh Hyeongyu (Korea Selatan) – nol assist, 28 menit bermain
Amad Diallo (Pantai Gading) – nol assist, 43 menit bermain
Mauricio (Paraguay) – nol assist, 53 menit bermain
Nestory Irankunda (Australia) – nol assist, 64 menit bermain
Jovo Lukic (Bosnia dan Herzegovina) – nol assist, 65 menit bermain
Jamal Musiala (Jerman) – nol assist, 69 menit bermain
Crysencio Summerville (Belanda) – nol assist, 72 menit bermain
Emam Ashour (Mesir) - nol assist, 74 menit bermain
Felix Nmecha (Jerman) – nol assist, 77 menit bermain
Raul Jimenez (Meksiko) – nol assist, 79 menit bermain
Julian Quinones (Meksiko) – nol assist, 82 menit bermain
Maxi Araujo (Uruguay) - nol assist, 84 menit bermain
John McGinn (Skotlandia) – nol assist, 86 menit bermain
Ismael Saibari (Maroko) – nol assist, 92 menit bermain
Daichi Kamada (Jepang) – nol assist, 99 menit bermain
Keito Nakamura (Jepang) – nol assist, 99 menit bermain
Virgil van Dijk (Belanda) – nol assist, 99 menit bermain
Ladislav Krejci (Ceko) – nol assist, 100 menit bermain
Connor Metcalfe (Australia) – nol assist, 100 menit bermain
Omar Rekik (Tunisia) – nol assist, 100 menit bermain
Livano Comenencia (Curacao) – nol assist, 100 menit bermain
Abdulelah Al-Amri (Arab Saudi) - nol assist, 102 menit bermain
Nico Schlotterbeck (Jerman) – nol assist, 100 menit bermain
Breel Embolo (Swiss) – nol assist, 103 menit bermain
Vinicius Jr (Brasil) – nol assist, 104 menit bermain
Ramin Rezaeian – satu assist, 90 menit bermain
Mohammad Mohebi – nol assist, 90 menit bermain

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....