Iran Bidik Sejarah di Piala Dunia 2026, Saatnya "Tim Melli" Tembus Fase Gugur

  • 16 Jun 2026 05:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Setelah enam kali gagal melewati fase grup, Iran kini bertekad mencatat sejarah baru di Amerika Utara.
  • Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu tim terkuat Asia dan lolos lewat kualifikasi impresif.
  • Pelatih Amir Ghalenoei sukses membawa Team Melli tampil konsisten sejak kembali menangani tim nasional pada 2023.

RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas Iran menatap Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk menciptakan sejarah baru. Enam kali tampil di putaran final tanpa pernah lolos ke fase gugur, "Tim Melli" kini percaya diri untuk bisa naik kelas.

Dalam bahasa Persia, "Melli" berarti "nasional". Tim Melli artinya "tim nasional".

Sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia, Iran memiliki rekam jejak yang mengesankan di level regional. Tiga gelar Piala Asia menjadi bukti dominasi mereka, meski pencapaian tersebut belum mampu diulang di panggung dunia.

Harapan tinggi menyelimuti skuad Iran setelah mereka tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi. Iran menjadi salah satu negara Asia yang paling cepat memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari tangan dingin pelatih Amir Ghalenoei. Sosok yang dijuluki ‘Jenderal’ itu kembali dipercaya menangani tim Melli, Maret 2023 dan langsung membawa perubahan positif.

Ghalenoei dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses di Iran. Pengalamannya bersama klub-klub besar seperti Esteghlal dan Sepahan menjadi modal penting memimpin Team Melli.

Di bawah arahannya, Iran mampu mencapai semifinal Piala Asia 2023 dan performanya stabil dalam berbagai ajang. Momentum itu kemudian berlanjut pada kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sepanjang rangkaian kualifikasi, Iran hanya menelan satu kekalahan dari 16 pertandingan. Catatan tersebut menunjukkan konsistensi mereka sebagai salah satu tim terbaik di kawasan Asia.

Pada putaran kedua kualifikasi AFC, Iran meraih kemenangan meyakinkan atas Turkmenistan dan Hong Kong. Mereka juga mampu menahan Uzbekistan yang kemudian turut mengamankan tiket ke putaran final.

Performa apik itu berlanjut di putaran ketiga. Iran memenangkan enam dari delapan pertandingan sebelum memastikan kelolosan melalui hasil imbang 2-2 melawan Uzbekistan.

Dua gol Mehdi Taremi dalam laga tersebut menjadi penentu keberhasilan Iran mengunci tiket ke Piala Dunia. Striker berpengalaman itu kembali membuktikan dirinya sebagai sosok penting dalam skuad Team Melli.

Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan ketujuh Iran di putaran final. Sejak debut pada edisi 1978, mereka telah memainkan 18 pertandingan dengan catatan tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan sebelas kekalahan.

Penampilan terbaik Iran sejauh ini terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu mereka hanya terpaut satu poin dari tiket babak 16 besar meski berada di grup berat bersama Spanyol, Portugal, dan Maroko.

Iran sukses mengalahkan Maroko 1-0 pada laga pembuka dan menahan Portugal 1-1 pada pertandingan terakhir fase grup. Mereka mengakhiri turnamen dengan empat poin dan nyaris mencatat sejarah lolos ke fase gugur.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Iran kembali menunjukkan daya saing meski gagal melangkah lebih jauh. Kemenangan 2-0 atas Wales menjadi salah satu hasil terbaik mereka dalam sejarah keikutsertaan di turnamen tersebut.

Dengan perpaduan pemain senior Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi serta generasi baru, Iran berharap mampu melampaui pencapaian sebelumnya. Team Melli bertekad menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai momen bersejarah untuk menembus babak gugur untuk pertama kalinya.

Pada Piala Dunia 2026, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir dan Selandia Baru. Pada pertandingan perdana Iran akan menghadapi Selandia Baru pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 08.00 WIB.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....