FIFA Penuhi Hak Wasit Somalia Meski Batal Bertugas

  • 15 Jun 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dilaporkan tetap akan membayarkan honor pertandingan kepada wasit asal Somalia, Omar Artan. Keputusan itu diambil meski Artan gagal bertugas pada Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat karena kendala visa.

Menurut laporan ESPN, Artan yang dikenal sebagai salah satu wasit terbaik Afrika telah tiba di Miami pekan lalu. Ia dijadwalkan menjalankan tugas sebagai perangkat pertandingan pada ajang Piala Dunia 2026.

Namun, Artan tidak diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat karena persoalan administrasi keimigrasian. Akibatnya, ia harus kembali ke Somalia dan tidak dapat menjalankan tugas yang telah diberikan FIFA.

Meski tidak memimpin satu pertandingan pun, FIFA tetap memastikan hak finansial Artan terpenuhi. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk penghargaan atas penunjukannya sebagai salah satu wasit resmi Piala Dunia 2026.

Artan sebelumnya masuk dalam daftar perangkat pertandingan yang dipilih FIFA untuk memimpin laga putaran final Piala Dunia. Penunjukan itu menjadi pencapaian penting bagi sepak bola Somalia dan kawasan Afrika Timur.

Kasus ini turut menyoroti tantangan administrasi dan keimigrasian yang masih dihadapi peserta maupun ofisial. Situasi tersebut muncul menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Artan mengaku sangat kecewa atas kegagalannya tampil pada turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Menurutnya, kesempatan menjadi wasit Piala Dunia merupakan impian terbesar dalam perjalanan kariernya.

"Saya sangat, sangat kecewa. Saya hanya seorang wasit yang berusaha mewujudkan impiannya, impian terbesar dalam hidup saya, yaitu tampil di Piala Dunia," kata Artan, seperti dikutip Geo News.

Ia juga membantah adanya masalah pada dokumen perjalanan yang dimilikinya. Artan menegaskan seluruh persyaratan yang diminta telah dipenuhi sebelum keberangkatannya ke Amerika Serikat.

"Saya memiliki dokumen yang benar dan semua persyaratan. Saya memiliki visa yang sah," ujarnya.

Meski kecewa, Artan berusaha tetap melihat situasi tersebut secara positif. Ia memilih fokus menatap tantangan berikutnya dalam karier perwasitan internasionalnya.

Hingga kini, FIFA maupun otoritas terkait belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab penolakan tersebut. Namun, ESPN melaporkan FIFA tetap memastikan seluruh hak keuangan Artan akan dibayarkan meski ia tidak bertugas selama turnamen berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....