Memphis Depay, Raja Gol Timnas Belanda yang Jago Nge-Rap!

  • 14 Jun 2026 21:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Memphis Depay memulai karier dari VV Moordrecht, berkembang di PSV Eindhoven, lalu bermain untuk klub-klub besar seperti Manchester United, Olympique Lyonnais, FC Barcelona, dan Atlético Madrid.
  • Bersama Timnas Belanda, Depay menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Oranje dengan koleksi 55 gol.
  • Di luar sepak bola, Depay juga aktif sebagai musisi rap dan telah merilis album Heavy Stepper serta EP Falando com as Favelas.

RRI.CO.ID – Nama Memphis Depay kembali curi perhatian menjelang kiprahnya bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2026. Striker kelahiran tahun 1994 itu dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam generasinya.

Menekuni Sepak Bola di Usia Muda

Memphis Depay memulai perjalanan sepak bolanya di klub kampung halaman, VV Moordrecht, saat masih belia. Bakatnya menonjol hingga menarik perhatian klub Sparta Rotterdam saat berusia sembilan tahun.

Bersama Sparta Rotterdam, Memphis memperkuat sejumlah tim kelompok usia dan terus berkembang. Tiba di usia 12 tahun, ia bergabung dengan PSV Eindhoven untuk melanjutkan pembinaan kariernya.

Perkembangannya di PSV berlangsung sangat cepat dan konsisten dari level ke level. Ia sukses menembus seluruh jenjang akademi sampai mendekati tim utama.

Awal Karier Profesional

Debut profesional Memphis terjadi pada 21 September 2011 dalam ajang KNVB Cup. Saat menghadapi VVSB, pemain berusia 17 tahun itu langsung mencetak dua gol.

Beberapa bulan kemudian, Memphis menjalani debut Eredivisie melawan Feyenoord pada Februari 2012. Gol pertamanya di kompetisi tersebut lahir sebulan kemudian saat menghadapi SC Heerenveen.

Kariernya bersama PSV mencapai puncaknya pada musim 2014/2015. Memphis mengantar PSV meraih gelar liga sekaligus menjadi top skor Eredivisie.

Penampilan impresif itu membuat klub Manchester United merekrutnya menjelang musim 2015/2016. Sayangnya, periode bersama klub Inggris tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Kebangkitannya dimulai setelah pindah ke Olympique Lyonnais pada 2017. Di Prancis, Memphis mencetak 63 gol dari 139 penampilan hingga 2021.

Performa gemilangnya bersama Lyon menarik minat FC Barcelona pada Juni 2021. Kemudian ia bergabung dengan rival sang juara La Liga, Atletico Madrid, pada Januari 2023.

Petualangan berikutnya membawa Memphis ke Brasil pada September 2024. Ia menandatangani kontrak dua tahun bersama Sport Club Corinthians Paulista.

Dampaknya langsung terasa ketika Corinthians berhasil menghindari ancaman degradasi Brasileirao. Setelah itu, klub juga menjuarai Paulista Championship dan mengakhiri puasa trofi enam tahun.

Kesuksesan Corinthians berlanjut pada ajang Copa do Brasil musim berikutnya. Memphis berperan penting saat klub meraih gelar keempat dalam sejarah kompetisi tersebut.

Cetak Sejarah di Timnas Belanda

Di level internasional, Memphis menjadi andalan Timnas Belanda sejak menjalani debut pada 2013. Setahun berselang, ia mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda Belanda di Piala Dunia.

Pada Euro 2020, Memphis mencetak dua gol dalam empat pertandingan bersama Oranje. Ia kemudian menyamai catatan gol legenda Belanda, Johan Cruyff.

Tahun 2025 menjadi momen penting dalam karier internasionalnya bersama Belanda. Gol ke-49 dan ke-50 membuatnya menyamai rekor pencetak gol terbanyak tim nasional.

Tidak lama kemudian, Memphis melampaui rekor tersebut lewat gol ke-51 bersama Oranje. Hingga kini, koleksi golnya telah mencapai 55 gol untuk Timnas Belanda.

Kiprah di Dunia Musik

Tak cuma jago di lapangan, Memphis ternyata aktif menekuni dunia musik sebagai seorang rapper. Ia merilis sejumlah lagu, termasuk album Heavy Stepper pada 2020.

Karier musiknya terus berkembang seiring perjalanan sepak bolanya di berbagai negara. Pada 2025, ia kembali merilis EP berjudul Falando com as Favelas yang mendapat perhatian publik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....