Dari Karibia ke Panggung Dunia, Curacao Siap Debut di Piala Dunia 2026

  • 14 Jun 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Curacao menjadi negara terkecil yang berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia.
  • Tim berjuluk Blue Wave mengamankan tiket usai menahan imbang Jamaika pada laga terakhir kualifikasi.
  • Pengalaman Dick Advocaat dan generasi pemain muda menjadi kunci keberhasilan Curacao.

RRI.CO.ID, Jakarta - Curacao mencatat sejarah besar dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Negara berpenduduk sekitar 150 ribu jiwa itu menjadi negara terkecil yang pernah tampil di pesta sepak bola sejagat.

Tiket Piala Dunia diraih setelah Curacao bermain imbang tanpa gol melawan Jamaika pada laga terakhir kualifikasi zona Concacaf. Hasil tersebut memastikan mereka finis sebagai juara Grup B.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Curacao. Sebelumnya, prestasi terbaik mereka adalah menembus perempat final Piala Emas Concacaf 2019.

Sebagai penerus Netherlands Antilles di kompetisi internasional, Curacao baru mengikuti kualifikasi Piala Dunia sebagai negara sendiri pada 2014. Namun perkembangan mereka berlangsung cukup pesat dalam satu dekade terakhir.

Banyak pemain Curacao lahir atau berkembang di Belanda, tetapi memiliki garis keturunan dari pulau Karibia tersebut. Kombinasi itu membantu Curacao tumbuh menjadi salah satu kekuatan baru di kawasan Concacaf

Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 juga didukung munculnya generasi pemain muda berbakat. Nama seperti Tahith Chong dan Livano Comenencia menjadi bagian penting dalam keberhasilan tim.

Perubahan besar terjadi ketika Curacao menunjuk Dick Advocaat sebagai pelatih pada awal 2024. Pelatih asal Belanda itu membawa pengalaman panjang setelah pernah menangani Belanda dan Korea Selatan di Piala Dunia.

Pada usia 78 tahun, Advocaat berpeluang menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia. Pengalamannya dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan Curacao.

Di bawah arahan Advocaat, Curacao tampil produktif sepanjang kualifikasi. Mereka mencetak 28 gol dalam 10 pertandingan, jumlah terbanyak di antara seluruh peserta kualifikasi Concacaf.

Perjalanan mereka dimulai dengan kemenangan atas Barbados dan Aruba pada putaran kedua. Curacao kemudian melanjutkan performa impresif dengan mengalahkan Saint Lucia dan Haiti.

Tantangan sesungguhnya hadir pada putaran akhir saat mereka tergabung bersama Jamaika, Trinidad dan Tobago, serta Bermuda. Meski berstatus tim nonunggulan, Curacao mampu bersaing dengan baik.

Salah satu hasil penting diraih ketika mereka mengalahkan Jamaika 2-0 di kandang. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga dalam persaingan menuju putaran final.

Curacao juga mencatat kemenangan telak 7-0 atas Bermuda pada November 2025. Hasil itu membawa mereka selangkah lebih dekat menuju sejarah.

Pada laga penentuan di Kingston, Curacao berhasil menahan Jamaika dengan skor 0-0. Penampilan gemilang kiper veteran Eloy Room dan lini pertahanan menjadi kunci keberhasilan tersebut.

Kini Curacao bersiap menjalani debut mereka di Piala Dunia 2026. Negara kecil dari Karibia itu akan mencoba melanjutkan kisah bersejarah mereka di panggung sepak bola dunia.

Pada Piala Dunia 2026, Curacao berada di Grup E bersama Jerman, Pantai Gading dan Ekuador. Pada pertandingan pertama Curacao akan menghadapi Jerman pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 00.00 WIB

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....