Jerman Bidik Kebangkitan di Piala Dunia 2026 Setelah Dua Edisi Mengecewakan
- 14 Jun 2026 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jerman mengincar kebangkitan setelah gagal lolos fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022.
- Julian Nagelsmann memimpin regenerasi skuad dengan kombinasi pemain muda dan senior.
- Die Mannschaft datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu kandidat kuat juara dengan koleksi empat gelar dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Jerman datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi mengembalikan status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola sejagat. Setelah tersingkir di fase grup 2018 dan 2022, Die Mannschaft bertekad membuka lembaran baru bersama pelatih Julian Nagelsmann.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ke-21 Jerman di putaran final. Der Panzer julukan Jerman juga mencatatkan partisipasi ke-19 secara beruntun sejak kembali tampil pada edisi 1954.
Jerman merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah turnamen. Mereka telah mengoleksi empat gelar juara dunia, masing-masing pada 1954, 1974, 1990, dan 2014.
| Baca juga: Neuer Pimpin Jerman di Piala Dunia 2026 |
Nagelsmann dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktik yang fleksibel. Di bawah kepemimpinannya, Jerman tampil lebih seimbang dengan pressing agresif namun tetap solid saat bertahan.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 menunjukkan perkembangan positif. Jerman lolos sebagai juara Grup A kualifikasi dengan lima kemenangan dari enam pertandingan serta hanya kebobolan tiga gol.
Kebangkitan mereka terlihat setelah kekalahan mengejutkan dari Slovakia pada laga pembuka kualifikasi. Die Mannschaft kemudian menutup fase tersebut dengan kemenangan telak 6-0 atas lawan yang sama.
Selama kualifikasi, Jerman juga harus menghadapi berbagai masalah cedera. Sejumlah pemain penting seperti Jamal Musiala, Kai Havertz, Antonio Rudiger, Niclas Fullkrug, dan Marc-Andre ter Stegen sempat absen.
Sejarah panjang Jerman di Piala Dunia dipenuhi berbagai pencapaian besar. Salah satu yang paling dikenang adalah ‘Keajaiban Bern’ saat mereka meraih gelar dunia pertama dengan mengalahkan Hungaria pada final Piala Dunia 1954.
Momen bersejarah lainnya hadir pada Piala Dunia 2014 ketika Jerman menghancurkan Brasil 7-1 di semifinal. Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil paling ikonik dalam sejarah turnamen.
Dalam catatan individu, Miroslav Klose masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol. Rekor tersebut melampaui torehan legenda Brasil, Ronaldo, serta rekor Jerman sebelumnya milik Gerd Muller.
Sementara itu, Lothar Matthaus tercatat sebagai pemain Jerman dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia. Ia tampil dalam 25 pertandingan sepanjang lima edisi turnamen antara 1982 hingga 1998.
Memasuki Piala Dunia 2026, Jerman tetap diperkuat sejumlah pemain yang menjadi tulang punggung generasi baru. Nama-nama seperti Jamal Musiala, Florian Wirtz, Kai Havertz, Joshua Kimmich, hingga Manuel Neuer diharapkan mampu membawa tim kembali bersaing di jalur juara.
Dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda, Jerman kembali masuk dalam daftar kandidat kuat peraih trofi. Namun, mereka harus membuktikan terlebih dahulu bahwa kegagalan pada dua edisi terakhir benar-benar telah menjadi bagian dari masa lalu.
Pada Piala Dunia 2026, Jerman berada di Grup E. Pada pertandingan pertama Jerman akan menghadapi Curacao pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 00.00 WIB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....