PWI Aceh Sulap Basement Kantor Jadi Lokasi Nobar Piala Dunia 2026

  • 13 Jun 2026 15:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PWI Aceh menggelar nobar Piala Dunia 2026 di basement kantor untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan wartawan
  • Kegiatan nobar saat ini dikhususkan bagi anggota PWI, namun berpeluang dibuka untuk masyarakat umum dan wartawan non-PWI
  • Tim-tim juara dunia serta penampilan Korea Selatan menjadi perhatian utama peserta nobar di Banda Aceh

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Nasir Nurdin mengatakan, basement kantor PWI Aceh dimanfaatkan sebagai lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Kegiatan tersebut digelar untuk menyatukan wartawan dalam satu tempat sekaligus mempererat silaturahmi antar sesama jurnalis.

“Untuk bisa terus bersilaturahmi sambil menonton Piala Dunia 2026, saya pikir semangatnya begitu, untuk menyatukan mereka kawan-kawan wartawan dalam satu tempat. Untuk bisa menyaksikan Piala Dunia juga mereka bisa berinteraksi sesama jurnalis,” katanya dalam dialog bersama PRO3 RRI, di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.

Nasir menyebut antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026 di Aceh telah terasa sejak beberapa pekan sebelum turnamen dimulai. Menurutnya, banyak wartawan ingin terlibat dalam kemeriahan ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Ia menjelaskan selama ini anggota PWI menyaksikan pertandingan di berbagai lokasi yang berbeda dan saling berjauhan. Karena itu, Seksi Wartawan Olahraga PWI Aceh berinisiatif menghadirkan wadah kebersamaan melalui kegiatan nonton bareng.

Menurut Nasir, kegiatan tersebut untuk sementara masih dikhususkan bagi wartawan yang bernaung di bawah organisasi PWI. Namun, kedepan peluang untuk melibatkan masyarakat sekitar maupun wartawan non-PWI tetap terbuka.

“Tapi tidak terlepas juga mungkin dalam waktu-waktu kedepan ini kita ikut membuka kesempatan ini ke orang masyarakat umum. Yang ada di sekitar kantor atau minimal kawan-kawan wartawan dan asosiasi lain non-PWI,” ucap Nasir.

Ia mengatakan, perhatian peserta nobar banyak tertuju kepada tim-tim yang pernah menjuarai Piala Dunia sebelumnya. Selain itu, kemenangan Korea Selatan atas Meksiko turut menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wartawan di Banda Aceh.

Nasir mengatakan, nobar digelar dengan konsep lesehan di aula basement yang telah dilengkapi proyektor dan layar lebar. Fasilitas suara serta atribut pendukung juga disediakan untuk menciptakan suasana menonton yang lebih meriah.

“Kami sulap itu menjadi arena bagi kawan-kawan untuk ngumpul bareng sambil lesehan, menggunakan proyektor dengan layar lebar. Tidak kuranglah asiknya atau gemerlapnya atau hebohnya seperti tempat-tempat yang dibuka selama ini seperti di cafe-cafe atau tempat-tempat lain,” ujarnya.

Ia mengakui jumlah peserta yang hadir masih belum terlalu banyak karena sebagian pertandingan berlangsung pada dini hari. Meski demikian, pelaksanaan acara pembukaan Piala Dunia 2026 disebut berlangsung cukup ramai dan mendapat perhatian peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....