FIFA Minta Haiti Ubah Desain Jersey Jelang Piala Dunia 2026

  • 12 Jun 2026 09:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FIFA meminta Haiti mengubah desain jersey karena memuat ilustrasi Pertempuran Vertières 1803.
  • Saeta menegaskan desain tersebut dibuat sebagai penghormatan sejarah, bukan pesan politik.
  • Haiti akan memulai kiprah pertamanya di Piala Dunia setelah 52 tahun dengan menghadapi Skotlandia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas Haiti terpaksa mengubah desain jersey mereka hanya beberapa hari sebelum menjalani laga pembuka Piala Dunia 2026. Perubahan dilakukan setelah FIFA menilai terdapat unsur yang tidak sesuai dengan regulasi perlengkapan pertandingan.

Jersey tersebut sebelumnya menampilkan ilustrasi Pertempuran Vertières tahun 1803, peristiwa bersejarah yang menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Haiti. Gambar tersebut dipadukan dengan bendera nasional Haiti dan sempat digunakan para pemain dalam dua laga uji coba di Florida, Amerika Serikat.

Produsen perlengkapan tim, Saeta, mengonfirmasi perubahan desain itu melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial. Menurut mereka, desain awal dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat Haiti yang terus berkontribusi bagi masa depan negaranya.

"Desain akhir yang diajukan Saeta dimaksudkan sebagai penghormatan kepada pria dan wanita, Dimana setiap hari berkontribusi bagi masa depan Haiti dan bukan sebagai pernyataan politik," tulis Saeta dalam pernyataannya.

Jersey tersebut sebelumnya dikenakan Haiti saat menjalani laga persahabatan melawan Selandia Baru pada 2 Juni dan Peru pada 5 Juni 2026. Namun, setelah melalui proses peninjauan, FIFA meminta sejumlah elemen visual pada desain tersebut diubah.

Berdasarkan regulasi perlengkapan FIFA, seluruh peserta dilarang menampilkan pesan atau slogan yang bersifat politik, agama, maupun pribadi pada seragam pertandingan. Aturan itu diterapkan untuk menjaga netralitas dalam kompetisi internasional.

Saeta menyebut FIFA menilai beberapa unsur visual dalam desain jersey Haiti berpotensi menimbulkan interpretasi berbeda terhadap ketentuan yang berlaku. Karena itu, badan sepak bola dunia tersebut meminta modifikasi sebelum jersey digunakan dalam turnamen resmi.

"Dalam proses peninjauan, FIFA menilai beberapa elemen visual dapat ditafsirkan berbeda berdasarkan regulasi perlengkapan yang berlaku. Pada akhirnya meminta adanya perubahan pada desain tersebut," ujar pernyataan Saeta.

Meski memiliki pandangan berbeda mengenai makna desain tersebut, Saeta memilih mengikuti keputusan FIFA. "Meskipun penafsiran tersebut berbeda dari maksud kami, Saeta menghormati proses yang ada dan menerapkan seluruh persyaratan akhir yang disampaikan FIFA," katanya.

Haiti akan memulai perjuangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Skotlandia di Boston pada 14 Juni 2026. Penampilan tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan keikutsertaan pertama Haiti di Piala Dunia dalam 52 tahun terakhir.

Setelah menghadapi Skotlandia, Haiti dijadwalkan bertemu Brasil di Philadelphia pada 20 Juni 2026. Mereka kemudian akan melawan Maroko di Atlanta lima hari berselang dalam lanjutan fase grup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....