Koulibaly Yakin Senegal Bisa Sukses di Piala Dunia 2026
- 03 Jun 2026 19:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bek Senegal Kalidou Koulibaly mengatakan kualitas para pemain di timnya memberi mereka kepercayaan diri menuju Piala Dunia 2026.
- Senegal akan memulai laga melawan Prancis pada 16 Juni waktu setempat di Stadion MetLife, New Jersey. Mereka kemudian menghadapi Norwegia pada 22 Juni sebelum mengakhiri pertandingan grup melawan Irak.
RRI.CO.ID, Senegal - Bek Senegal Kalidou Koulibaly mengatakan, kualitas para pemain di timnya memberi mereka kepercayaan diri menuju Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Prancis di pertandingan pembuka grup.
Senegal lolos ke Piala Dunia keempat kalinya yakni 2002, 2018, 2022, 2026). Dengan rekor lima kemenangan, tiga seri, empat kekalahan, dan 16 gol dari 12 pertandingan.
Penampilan terbaik Senegal adalah mencapai perempat final pada 2002. Namun tersingkir di Babak 16 Besar oleh Inggris pada edisi 2022.
Tak terkalahkan di babak kualifikasi, Senegal mengamankan posisi pertama Grup B dengan kemenangan 4-0 atas Mauritania,. Saat itu mereka unggul dua poin dari Kongo DR.
"Ketika Anda memiliki skuad sekaliber itu dengan pemain berbakat yang telah memenangkan Liga Champions. Sulit menemukan cara untuk mendapatkan hasil melawan mereka," kata Koulibaily, dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu, 3 Juni 2026.
"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk sukses karena mewakili negara kami berarti segalanya bagi kami. Seragam Senegal memberi Anda sesuatu yang ekstra," ujarnya.
| Baca juga: Sadio Mane Bawa Harapan Besar untuk Senegal |
Ini akan menjadi kedua kalinya Senegal menghadapi Prancis di fase grup Piala Dunia, setelah pada 2002 mereka mengejutkan juara bertahan dengan skor 1-0. "Saya mengingat pertandingan ini seperti baru kemarin, saya berusia 11 tahun saat itu dan saya bahkan ingat kelas mana saja yang ada ketika saya menonton pertandingan tersebut," ujar Koulibaly.
Koulibaly ingin Senegal menyamai atau meningkatkan prestasi angkatan 2002 yang mencapai perempat final. "Semua pemain di generasi saya tahu tentang kelas 2002, kami ingin menyamai performa mereka, atau bahkan meningkatkannya," katanya.
Koulibaly melihat tugasnya sebagai panutan untuk memberikan contoh baik di dalam maupun di luar lapangan. "Kami memiliki pemain inti berpengalaman untuk memberi contoh," ucapnya.
"Sadio Mane yang pertama di gym, Edouard Mendy yang berbicara sangat baik. Kemudian, Idrissa Gana Gueye yang meski usianya 36 tahun mencakup lebih banyak lapangan," katanya.
Senegal akan memulai laga melawan Prancis pada 16 Juni waktu setempat di Stadion MetLife, New Jersey. Mereka kemudian menghadapi Norwegia pada 22 Juni sebelum mengakhiri pertandingan grup melawan Irak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....