Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Banyak Kejutan

  • 01 Jun 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengamat sepak bola Hendry Welas atau King Hendry memprediksi Piala Dunia 2026 akan menghadirkan banyak kejutan.
  • Ia menilai tim unggulan, termasuk Argentina, belum tentu mampu meraih gelar juara.
  • King Hendry menyebut Jepang berpotensi menjadi kuda hitam dari Asia di Piala Dunia 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan 48 peserta. Turnamen ini digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Pengamat sepak bola, Hendry Welas, atau akrab disapa King Hendry, menilai turnamen kali ini berpotensi menghadirkan kejutan. Menurutnya, tim unggulan belum tentu mampu mempertahankan dominasi mereka.

King Hendry mengatakan juara bertahan selalu menghadapi tantangan besar di Piala Dunia. Ia menilai sejarah menunjukkan gelar juara sulit dipertahankan pada edisi berikutnya.

"Kalau misalnya untuk Piala Dunia tahun ini banyak yang mengunggulkan Argentina. Bisa saja Argentina ke final, tetapi juaranya adalah lawannya," kata King Hendry, saat diwawancara Pro 3 RRI, Minggu, 31 Mei 2026.

Piala Dunia 2026 menggunakan format baru dengan 12 grup berisi empat tim. Dua tim teratas dan delapan peringkat ketiga terbaik lolos ke fase gugur.

King Hendry menilai Jepang berpotensi memberi warna baru pada peta persaingan. Selain Jepang, Portugal dan Belanda juga dinilai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.

"Jepang bisa jadi ancaman dan kuda hitam perwakilan Asia di Piala Dunia kali ini," ujarnya. Sementara itu, Inggris tetap menjadi salah satu tim favorit publik sepak bola dunia.

Namun, King Hendry menilai tekanan besar masih menjadi kendala utama tim tersebut. Menurutnya, ekspektasi tinggi publik Inggris sering memengaruhi performa pemain dalam laga penting.

Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Inggris, Thomas Tuchel. "Masalah Inggris rata-rata ada di internal, terutama mental dan tekanan yang sangat besar," kata King Hendry.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....