Tampil di Edisi Ketujuh Iran Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

  • 26 Mei 2026 15:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Iran bidik sejarah baru di Piala Dunia 2026
  • Pala Dunia 2026 akan menjadi edisi yang ketujuh badi Tim Melli
  • Itan berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru

RRI.CO.ID, Jakarta - Iran kembali memastikan tempat pada Piala Dunia 2026 setelah tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi Asia. Team Melli kini memburu sejarah baru dengan target menembus fase gugur untuk pertama kalinya.

Iran menjadi salah satu negara Asia paling rutin tampil pada putaran final Piala Dunia. Edisi 2026 akan menjadi penampilan ketujuh Iran sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.

Tiga gelar Piala Asia menegaskan status Iran sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia. Namun, prestasi tersebut belum mampu mereka ulang pada panggung sepak bola dunia.

Harapan besar kini mengiringi perjalanan Iran menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Generasi pemain berpengalaman membuat Team Melli percaya diri menghadapi persaingan melawan negara-negara elite dunia.

Timnas Iran lolos kualifikasi Pala Dunia 2026 setelah imbang dengan Uzbekistan 2-2 di putaran ketiga Zona Asia di Stadion Azadi, Teheran pada Selasa, 25 Maret 2025 (Foto: FIFA)
Iran Lolos Kualifikasi dengan Mendominasi Asia

Iran tampil dominan sejak babak kedua kualifikasi zona Asia dimulai beberapa tahun terakhir. Mereka berhasil melewati grup dengan kemenangan besar atas Turkmenistan dan Hong Kong.

Team Melli juga mencatat hasil imbang kandang maupun tandang saat menghadapi Uzbekistan pada fase tersebut. Uzbekistan menjadi salah satu tim Asia yang turut memastikan tiket menuju Piala Dunia 2026.

Performa Iran semakin solid pada babak ketiga kualifikasi Asia menuju putaran final dunia. Mereka meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan awal sepanjang fase tersebut berlangsung.

Kepastian lolos diraih setelah Iran bermain imbang 2-2 menghadapi Uzbekistan di Stadion Azadi. Mehdi Taremi mencetak dua gol penting pada pertandingan yang berlangsung 25 Maret 2025 tersebut.

Penampilan pertama Timnas Iran (jersey putih-putih) di Piala Dunia saat menghadapi Belanda pada edisi 1978 (Foto: FIFA)
Argentina Jadi Panggung Dunia Pertama Iran

Iran pertama kali tampil pada Piala Dunia 1978 yang berlangsung di Argentina. Saat itu, Team Melli berhasil lolos setelah melewati persaingan ketat zona Asia dan Oseania.

Gol Ghafour Jahani ke gawang Australia menjadi penentu keberhasilan Iran menuju putaran final dunia. Stadion Azadi yang penuh sesak menjadi saksi sejarah penting sepak bola Iran tersebut.

Pada debutnya, Iran harus menghadapi Belanda, Peru, dan Skotlandia di fase grup turnamen. Mereka kalah dari Belanda dan Peru, namun sukses menahan Skotlandia dengan skor 1-1.

Gol Iraj Danaeifard ke gawang Skotlandia menjadi gol pertama Iran pada ajang Piala Dunia. Nama Danaeifard hingga kini tetap dikenang dalam sejarah sepak bola nasional Iran.

Hingga kini, Iran belum pernah melewati fase grup pada seluruh penampilan di Piala Dunia. Dari delapan belas pertandingan, mereka mencatat tiga kemenangan, empat hasil imbang, serta sebelas kekalahan.

Piala Dunia Terbaik Tim Melli

Penampilan paling mengesankan Iran terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia beberapa tahun lalu. Mereka hanya gagal satu poin untuk lolos dari grup berat berisi Spanyol dan Portugal.

Iran membuka turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Maroko melalui permainan disiplin dan pertahanan solid. Hasil tersebut menjaga peluang mereka menuju fase gugur hingga pertandingan terakhir grup.

Pada laga berikutnya, Iran kalah tipis 0-1 dari Spanyol lewat pertandingan berlangsung ketat. Team Melli tetap memberikan perlawanan sengit menghadapi juara dunia dan juara Eropa tersebut.

Pertandingan terakhir grup mempertemukan Iran melawan Portugal yang dipimpin Cristiano Ronaldo di Rusia. Iran membutuhkan kemenangan untuk memastikan tempat pada babak gugur Piala Dunia 2018.

Ricardo Quaresma membawa Portugal unggul sebelum Alireza Beiranvand menggagalkan penalti Cristiano Ronaldo pada babak kedua. Karim Ansarifard kemudian menyamakan skor melalui penalti pada menit-menit akhir pertandingan tersebut.

Iran hampir menciptakan sejarah ketika Mehdi Taremi memperoleh peluang emas menjelang pertandingan berakhir. Namun, tendangannya hanya menyentuh sisi jaring sehingga laga berakhir imbang dengan skor 1-1.

Pertemuan Timnas Iran (jersey merah-merah) dan Amerika Serikat di penyisihan Grup F di Stadion Gerland, Lyon, Prancis pada 21 Juni 1998 menjadi simbol perdamaian di tengah ketegangan politik kedua negara (Foto: FIFA)
Momen Bersejarah Iran di Piala Dunia

Salah satu momen paling berkesan Iran terjadi pada Piala Dunia 1998 di Perancis. Saat itu, Iran menghadapi Amerika Serikat dalam laga penuh perhatian dunia internasional.

Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim saling berpelukan sebagai simbol perdamaian dan persahabatan. Para pemain Iran juga memberikan bunga putih kepada pemain Amerika Serikat sebelum laga berlangsung.

Iran kemudian mencatat kemenangan bersejarah 2-1 atas Amerika Serikat di kota Lyon. Gol Hamid Estili dan Mehdi Mahdavikia memastikan kemenangan penting Team Melli tersebut.

Kemenangan itu menjadi salah satu hasil paling dikenang dalam sejarah sepak bola Iran modern. Hingga kini, pertandingan tersebut tetap memiliki makna emosional bagi pendukung Team Melli.

Kemenangan Terbesar Iran di Piala Dunia

Iran hanya tiga kali meraih kemenangan sepanjang sejarah penampilan mereka pada ajang Piala Dunia. Salah satu kemenangan terbaik terjadi ketika menghadapi Wales pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pertandingan berlangsung ketat sebelum Rouzbeh Cheshmi mencetak gol spektakuler pada masa tambahan waktu. Tendangan jarak jauh Cheshmi memecah kebuntuan dan memicu kegembiraan pendukung Iran di stadion.

Tiga menit kemudian, Ramin Rezaeian memastikan kemenangan Iran lewat gol chip yang indah. Iran pun menang 2-0 atas Wales dan mencatat kemenangan terbesar mereka pada Piala Dunia.

Mehdi Taremi Jadi Andalan Iran

Mehdi Taremi menjadi salah satu pemain paling penting dalam skuad Iran beberapa tahun terakhir. Striker tajam tersebut kini menjadi pencetak gol terbanyak Iran pada ajang Piala Dunia.

Kedua gol Taremi tercipta ketika Iran menghadapi Inggris pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Meski kalah 2-6, Taremi tetap tampil impresif melalui penyelesaian akhir yang efektif.

Selain Taremi, Ehsan Hajisafi juga memiliki catatan penting bersama Team Melli di Piala Dunia. Pemain serbabisa itu tampil pada tiga edisi berbeda sejak Piala Dunia 2014.

Hajisafi mampu bermain sebagai gelandang tengah, bek kiri, maupun pemain sayap sepanjang karier profesionalnya. Pengalaman dan fleksibilitasnya membuat Hajisafi tetap menjadi sosok penting bagi Iran.

Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei (Foto: FIFA)
Amir Ghalenoei Pimpin Generasi Baru Iran

Amir Ghalenoei kembali dipercaya menangani Team Melli untuk periode kedua sebagai pelatih kepala. Sosok berpengalaman tersebut dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola Iran.

Saat masih bermain, Ghalenoei mendapat julukan “Jenderal” karena kepemimpinannya di lapangan tengah pertandingan. Ia pernah memperkuat Esteghlal dan tim nasional Iran sebelum pensiun akhir 1990-an.

Karier kepelatihannya berkembang pesat bersama Esteghlal dan Sepahan pada kompetisi domestik Iran. Ghalenoei berhasil mempersembahkan beberapa gelar liga sepanjang periode sukses bersama kedua klub tersebut.

Ia kembali menangani Iran sejak Maret 2023 dan langsung membawa perubahan positif pada skuad. Iran kemudian tampil impresif sepanjang kualifikasi dan lolos menuju Piala Dunia 2026 secara beruntun.

Jadwal Iran di Grup G

Pada Piala Dunia tahun ini, Iran tergabung di Grup G bersama salah satu wakil kuat Eropa, Belgia. Selain itu ada Mesir, dan juga Selandia Baru.

Iran akan mengawali perjuangan di penyisihan grup G dengan menghadapi wakil Oceania, Selandia Baru. Pertemuan kedua tim dijadwalkan pada Senin, 15 Juni 2026 di Stadion SoFi Los Angeles.

Setelahnya Tim Melli akan bertemu salah satu raksasa Eropa, Belgia, di stadion yang sama pada Minggu, 21 Juni 2026. Terakhir, Iran harus melewati wakil kuat Afrika, Mesir di Stadion Lumen Field Seattle pada Jumat, 26 Juni 2026.

Timnas Iran di Piala Dunia 2022 (Foto: FIFA)
Bertanding di Amerika, Namun Bermarkas di Meksiko

Iran akan menjalani turnamen yang cukup melelahkan. Karena lokasi pertandingan dan markas tim berada di negara yang berbeda.

Tim Melli dijadwalkan menjalani tiga pertandingan penyisihan Grup G di Los Angeles dan Seattle, Amerika Serikat. Sedangkan lokasi training camp mereka berada di Centro Xoloitzcuintle Tijuana, Meksiko.

Centro Xoloitzcuintle merupakan pusat latihan dan pengembangan pemain muda klub Liga MX, Club Tijuana, di Tijuana, Meksiko. Pusat latihan ini berfungsi sebagai fasilitas berstandar tinggi untuk menunjang kebutuhan atlet profesional dan pembinaan pemain muda.

Akademi tersebut juga dikenal dengan nama CIX atau Centro de Iniciación Xoloitzcuintle. FIFA secara resmi menetapkan Centro Xoloitzcuintle sebagai markas latihan Team Melli selama Piala Dunia 2026.

Centro Xoloitzcuintle berada di kota perbatasan Tijuana, Baja California, Meksiko. Lokasinya terletak dekat perbatasan internasional dengan San Diego, California, Amerika Serikat.

Pemain bertahan Iran, Ehsan Hajsafi (Foto: FIFA)
Daftar Skuad Iran di Piala Dunia 2026

Hanya sekitar satu bulan sebelum laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru, pelatih kepala Amir Ghalenoei mengumumkan skuad sementara Timnas Iran. Team Melli bersiap tampil pada putaran final Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun.

Skuad berisi 30 pemain tersebut dijadwalkan berangkat ke Turki pekan depan untuk menjalani pemusatan latihan. Iran juga akan menghadapi Gambia dalam laga uji coba praturnamen di Antalya pada 29 Mei sebelum melanjutkan persiapan di Arizona.

Penjaga gawang: Alireza Beiranvand, Seyed Hossein Hosseini, Mohammad Khalifeh, Payam Niazmand,

Pemain bertahan: Danial Eiri, Ehsan Hajsafi, Saleh Hardani, Hossein Kanaani, Shoja Khalilzadeh, Milad Mohammadi, Ali Nemati Omid Noorafkan, Ramin Rezaeian,

Pemain tengah: Rouzbeh Cheshmi, Saeid Ezatolahi, Mehdi Ghaedi, Saman Ghoddos, Mohammad Ghorbani, Alireza Jahanbakhsh, Mohammad Mohebi, Amir Mohammad Razzaghinia, Mehdi Torabi, Aria Yousefi,

Pemain depan: Ali Alipour, Dennis Dargahi, Hadi Habibinejad, Amirhossein Hosseinzadeh, Amirhossein Mahmoudi, Kasra Taheri, Mehdi Taremi

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....