FIFA Sebut Piala Dunia 2026 Jadi Simbol Pemersatu Dunia

  • 02 Mei 2026 14:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden FIFA, Gianni Infantino menegaskan Piala Dunia 2026 menjadi simbol persatuan dunia melalui sepak bola
  • Infantino menyoroti partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026 sebagai contoh penting persatuan melalui olahraga
  • Kongres FIFA juga mendengarkan pernyataan, dari Federasi Sepak Bola Palestina dan Federasi Sepak Bola Israel

RRI.CO.ID, Vancouver - Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan, Piala Dunia 2026 menjadi simbol persatuan masyarakat dunia melalui sepak bola. Pernyataan tersebut disampaikan saat Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada, Kamis, 30 April 2026 waktu setempat atau Jumat, 1 Mei 2026.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar untuk membangun jembatan persatuan di tengah perbedaan global. Untuk itu, FIFA ingin menghadirkan pesan harmoni melalui penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Piala Dunia FIFA 2026 akan diikuti 48 negara peserta dari berbagai kawasan dunia. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada pertengahan tahun depan.

Infantino menyoroti partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026 sebagai contoh penting persatuan melalui olahraga internasional. Ia menyebut Iran tetap akan bermain di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung tahun depan.

“Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026 dan bermain di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu dan mempertemukan semua orang,” ucap Infantino, dalam pidatonya.

Infantino menilai dunia saat ini menghadapi banyak tantangan dan perpecahan, sepak bola harus menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat. Ia menegaskan, persatuan menjadi tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat dalam dunia sepak bola internasional.

Kongres FIFA juga mendengarkan pernyataan, dari Federasi Sepak Bola Palestina dan Federasi Sepak Bola Israel. Gianni Infantino menyampaikan penghormatan kepada korban kekerasan yang terjadi di kawasan tersebut.

Infantino menegaskan sepak bola harus menjadi sarana membangun jembatan perdamaian antar masyarakat dunia. Menurutnya, kedua federasi memiliki hak yang sama dalam mengembangkan sepak bola internasional.

Ia mengatakan, setiap negara berhak membangun sepak bola dan mengajarkan rasa saling menghormati. “Anda tidak boleh melupakan satu hal, kedua federasi memiliki hak yang sama,” ujar pria berdarah Italia itu.

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina mengatakan, persiapan perangkat pertandingan menuju Piala Dunia 2026 hampir selesai. FIFA telah menyiapkan total 170 petugas pertandingan untuk turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

"Mereka terdiri dari 52 wasit, 88 asisten wasit, dan 30 orang wasit VAR (Video Assistanr Referee). Jumlah terbesar untuk Piala Dunia dalam sejarah, mereka berasal dari 50 asosiasi sepakbola anggota FIFA," kata Collina.

Kongres FIFA ke-76 menjadi penyelenggaraan kedua di Kanada setelah sebelumnya digelar di Montreal pada 1976. Pertemuan tersebut dihadiri seluruh asosiasi anggota FIFA dari berbagai negara dunia.

Presiden Concacaf Victor Montagliani turut membuka Kongres FIFA bersama Presiden Asosiasi Sepak Bola Kanada Peter Augruso. Keduanya menyampaikan sambutan kepada delegasi sebelum agenda utama kongres dimulai secara resmi.

Selain membahas persatuan dunia, Kongres FIFA juga menyoroti perkembangan gerakan global melawan rasisme di sepak bola. FIFA kembali menegaskan komitmennya memberantas diskriminasi dalam seluruh kompetisi internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....