Pantai Melayu dan Pantai Melur, Dua Permata Tersembunyi di Balik Jembatan Barelang

  • 22 Sep 2026 11:21 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Pesona wisata Kota Batam tidak hanya tentang gemerlap kota dan kemegahan Jembatan Barelang. Di balik rangkaian jembatan yang menjadi ikon Kepulauan Riau itu, terdapat sejumlah destinasi pantai yang menawarkan suasana berbeda.

Dua di antaranya adalah Pantai Melayu dan Pantai Melur, yang berada di kawasan Pulau Galang, Batam. Hamparan pasir putih, air laut berwarna biru kehijauan, pepohonan rindang, serta suasana yang relatif tenang menjadi daya tarik kedua pantai tersebut. Meski kerap dianggap serupa, Pantai Melayu dan Pantai Melur memiliki karakter dan pengalaman wisata yang berbeda.

Keduanya dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk pusat kota Batam. Pantai Melayu dan Pantai Melur sama-sama berada di kawasan Pulau Galang dan dapat dijangkau melalui jalur Jembatan Barelang.

Pantai Melayu berada di Desa Rempang Cate, Kecamatan Galang. Lokasinya dapat dicapai setelah melewati rangkaian Jembatan Barelang dan membutuhkan waktu sekitar 30–45 menit berkendara dari pusat Kota Batam, tergantung kondisi lalu lintas.

Sementara Pantai Melur berada di kawasan Sijantung, Pulau Galang. Perjalanan dari pusat Kota Batam umumnya membutuhkan waktu sekitar 50–60 menit. Karena transportasi umum menuju kedua lokasi relatif terbatas, wisatawan disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan agar perjalanan lebih leluasa.

Pantai Melayu menawarkan suasana yang cenderung tenang dan ramah untuk wisata keluarga. Pantainya memiliki hamparan pasir putih dengan air laut yang relatif dangkal di sejumlah bagian.

Kondisi tersebut membuat wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas sederhana, mulai dari bermain air, berenang, hingga sekadar duduk santai menikmati suasana pesisir.

Salah satu waktu yang menarik untuk berkunjung adalah menjelang sore. Saat matahari mulai turun, langit perlahan berubah warna dan menciptakan pemandangan senja yang cantik.

Jika Pantai Melayu menawarkan suasana yang lebih santai, Pantai Melur memiliki daya tarik pada air lautnya yang jernih serta pilihan aktivitas wisata bahari.

Air laut yang relatif bening membuat wisatawan dapat menikmati pemandangan bawah laut dari tepian. Pada kondisi tertentu, kawasan ini juga dapat menjadi lokasi untuk menikmati aktivitas seperti snorkeling.

Pepohonan yang tumbuh di sekitar pantai memberikan keteduhan alami. Wisatawan bisa bersantai di bawah rindangnya pepohonan sambil menikmati angin laut.

Bagi yang menginginkan aktivitas lebih menantang, tersedia pula sejumlah wahana air yang ditawarkan pengelola atau pelaku usaha setempat, seperti banana boat, jet ski, hingga penyewaan perahu.

Berwisata ke kawasan pantai tentu belum lengkap tanpa mencicipi hidangan laut. Di sekitar Pantai Melur terdapat rumah makan yang menawarkan beragam menu seafood, seperti ikan bakar, udang, dan kepiting. Sajian tersebut menjadi pilihan menarik setelah wisatawan puas bermain air atau menikmati suasana pantai.

Harga makanan tentu bervariasi tergantung menu dan tempat makan. Wisatawan disarankan menanyakan harga terlebih dahulu sebelum memesan. Kedua pantai tersebut memiliki daya tarik masing-masing.

Pantai Melayu dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan suasana lebih santai bersama keluarga, bermain air, menikmati pasir pantai, atau berburu pemandangan matahari terbenam.

Sementara Pantai Melur menawarkan pengalaman yang lebih beragam, terutama bagi wisatawan yang tertarik menikmati kejernihan air laut dan mencoba aktivitas wisata bahari.

Namun, wisatawan sebenarnya tidak harus memilih salah satunya.

Jika memiliki waktu yang cukup, kedua pantai bisa dikunjungi dalam satu perjalanan. Pagi hari dapat dimanfaatkan untuk menikmati Pantai Melur, kemudian sore hari dilanjutkan ke Pantai Melayu untuk menikmati suasana senja.

Tips Berkunjung ke Pantai Melayu dan Pantai Melur

Agar perjalanan lebih nyaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan wisatawan.

  • Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk aktivitas di pantai.
  • Bawa tabir surya, topi, serta air minum.
  • Waktu pagi sekitar pukul 08.00–11.00 dapat menjadi pilihan untuk menikmati suasana pantai, sedangkan sore sekitar pukul 16.00–18.00 cocok untuk berburu panorama matahari terbenam.
  • Jika ingin lebih hemat, wisatawan dapat membawa bekal atau camilan sendiri.
  • Jangan meninggalkan sampah di kawasan pantai.
  • Berkunjung pada hari kerja dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menghindari keramaian.
  • Periksa kondisi cuaca sebelum berangkat, terutama jika berencana melakukan aktivitas di laut.

Pantai Melayu dan Pantai Melur menunjukkan bahwa perjalanan menyusuri Jembatan Barelang bukan hanya tentang menikmati ikon arsitektur Kota Batam.

Di balik perjalanan tersebut, wisatawan dapat menemukan kawasan pesisir dengan pasir putih, air laut yang jernih, pepohonan yang meneduhkan, serta suasana yang cocok untuk melepas penat.

Bagi wisatawan yang sedang berada di Batam dan berencana melintasi kawasan Barelang, kedua pantai ini layak masuk dalam daftar tujuan perjalanan. Siapa tahu, dari sekian banyak destinasi di Kepulauan Riau, justru Pantai Melayu atau Pantai Melur yang menjadi tempat favorit untuk kembali dikunjungi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....