Jejak Perjuangan di Benteng Tuanku Tambusai Rokan Hulu
- 07 Mei 2026 09:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Benteng Tuanku Tambusai merupakan salah satu peninggalan sejarah penting yang berada di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Benteng ini menjadi simbol perjuangan rakyat Melayu dalam menghadapi penjajahan Belanda pada abad ke-19.
Dikutip dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu mengenai peninggalan sejarah Benteng Tuanku Tambusai, nama Tuanku Tambusai sendiri sangat dikenal sebagai seorang ulama, pemimpin, sekaligus pejuang yang gigih mempertahankan tanah air dari kekuasaan kolonial. Hingga kini, kisah perjuangannya masih dikenang sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Tuanku Tambusai lahir di daerah Tambusai, Rokan Hulu. Ia dikenal memiliki kemampuan agama yang kuat dan dihormati masyarakat sebagai tokoh yang bijaksana. Selain mendalami ilmu agama, Tuanku Tambusai juga memiliki kemampuan strategi perang yang luar biasa. Dalam masa penjajahan Belanda, ia memimpin rakyat untuk melawan upaya penguasaan wilayah dan campur tangan kolonial di daerah Riau dan Sumatera Barat.
Benteng Tuanku Tambusai dibangun sebagai pusat pertahanan dalam menghadapi serangan Belanda. Lokasinya dipilih secara strategis agar mudah mengawasi pergerakan musuh. Benteng ini terbuat dari tanah yang diperkuat kayu-kayu besar dan parit di sekelilingnya. Pada masa itu, benteng menjadi tempat berkumpul para pejuang sekaligus pusat perencanaan strategi perang melawan pasukan kolonial.
Perlawanan yang dipimpin Tuanku Tambusai berlangsung cukup lama dan sengit. Belanda bahkan menjuluki Tuanku Tambusai sebagai “Harimau Padri dari Rokan” karena keberanian dan ketangguhannya di medan perang. Bersama para pengikutnya, ia melakukan berbagai serangan terhadap pos-pos Belanda dan mempertahankan wilayah Tambusai dari upaya pendudukan kolonial.
Semangat juang rakyat saat itu menjadi bukti kuatnya persatuan masyarakat dalam mempertahankan tanah kelahiran mereka. Salah satu pertempuran besar terjadi ketika pasukan Belanda berusaha menghancurkan benteng pertahanan Tuanku Tambusai. Dengan persenjataan yang lebih modern, Belanda terus melakukan tekanan.
Namun, pasukan Tuanku Tambusai tetap memberikan perlawanan sengit. Meski akhirnya benteng berhasil dikuasai Belanda, perjuangan Tuanku Tambusai tidak berhenti begitu saja. Ia terus melakukan perlawanan hingga berpindah ke beberapa daerah lain.
Kini, kawasan benteng tersebut menjadi salah satu situs sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Rokan Hulu. Banyak masyarakat dan pelajar datang untuk mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Tuanku Tambusai.
Pemerintah daerah juga berupaya menjaga dan memperkenalkan situs ini sebagai warisan budaya sekaligus objek wisata sejarah yang edukatif. Keberadaan Benteng Tuanku Tambusai mengajarkan generasi muda tentang arti keberanian, persatuan, dan semangat mempertahankan kedaulatan bangsa.
Kisah perjuangan Tuanku Tambusai bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Rokan Hulu, tetapi juga bagian dari sejarah panjang perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan. Semangat heroiknya tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....