Meriahnya Festival Dragon Boat Desa Teratak Buluh, Kampar.
- 23 Sep 2025 11:35 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Kabupaten Kampar, Riau, dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi sungai. Salah satu yang paling menarik adalah Festival Pacu Sampan Kepala Naga (Dragon Boat) yang digelar di Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan, silaturahmi, dan promosi budaya lokal.
Dikutip dari Diskominfo Kampar, Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, didampingi Wakil Bupati, Misharti, secara resmi membuka Festival Pacu Sampan Kepala Naga (Dragon Boat) di Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu pada Sabtu (18/9/2025). Pacu sampan di Teratak Buluh sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai. Mengandalkan ketangkasan, kekompakan, dan kecepatan, setiap tim peserta berlomba mendayung sampan hingga garis finish. Keunikan pacu sampan ini semakin menonjol karena perahu yang digunakan dihiasi dengan ukiran kepala naga, memberi nuansa khas pada festival tersebut.
Festival ini selalu menarik perhatian ribuan penonton yang memadati tepian sungai. Sorak-sorai, teriakan semangat, hingga tabuhan musik tradisional membuat suasana semakin meriah. Tak hanya menjadi hiburan, acara ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antarwarga desa maupun kecamatan. Selain melestarikan budaya, pacu sampan Teratak Buluh juga membawa manfaat ekonomi. Kehadiran penonton dari berbagai daerah membuka peluang bagi UMKM dan pedagang lokal untuk meningkatkan pendapatan. Pemerintah daerah pun mendorong festival ini agar menjadi agenda rutin wisata budaya Kabupaten Kampar.
Di tengah arus modernisasi, keberadaan pacu sampan menjadi bukti bahwa masyarakat Teratak Buluh masih memegang erat nilai-nilai tradisi leluhur. Festival ini bukan hanya sekadar lomba mendayung, melainkan juga simbol identitas, persatuan, dan kebanggaan masyarakat Kampar.
"Ini adalah wujud nyata dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk memajukan daerah kita,” tambahnya.
Festival Pacu Sampan Kepala Naga ini diikuti oleh puluhan tim dari berbagai desa dan kecamatan. Perlombaan yang memacu adrenalin ini berlangsung meriah, disaksikan oleh ribuan masyarakat yang antusias memadati pinggiran sungai. Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Kampar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....