Tradisi Pacu Sampan Tanjung Balam Daya Tarik Wisata

  • 19 Mei 2025 11:07 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Pacu sampan telah lama dikenal sebagai bagian dari budaya sungai di daerah Kampar. Sungai Kampar yang melintasi Desa Tanjung Balam menjadi saksi bisu bagaimana masyarakat desa memanfaatkan aliran air tidak hanya untuk kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai ruang sosial dan budaya.

Wakil Bupati (Wabup) Kampar Dr. Hj. Misharti, S,Ag, M,Si membuka Turnamen Pacu Sampan Sempena Hari Jadi Ke-22 Desa Tanjung Balam Kecamatan Siak Hulu. Kegiatan itu digelar di arena Pacu Sampan Desa Tanjung Balam Kecamatan Siak Hulu. Kamis, (15/5/2025).

Dalam arahannya Wakil Bupati Kampar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar mengucapkan Tahniah Desa Tanjung Balam Ke-22, semoga menjadi Desa yang sejahtera, makmur, sentosa, dan juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, serta turut mendukung atas terselenggaranya perlombaan Pacu Sampan ini sebagai tradisi masyarakat Kabupaten Kampar.

"Dengan daya tarik visual dan nilai historis yang kuat, pacu sampan di Tanjung Balam berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya," ujarnya.

Jika dikelola dengan baik, tradisi ini bisa menjadi kalender wisata tahunan yang mendatangkan pengunjung dari luar daerah. Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan generasi muda perlu terus bersinergi agar tradisi ini tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang di tengah tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....