Tradisi Hari Raya Puasa Enam Desa Parit Baru Kampar

  • 09 Apr 2025 08:34 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Hari Raya Puasa Enam atau Lebaran Puasa Enam merupakan salah satu tradisi keagamaan yang sangat kental di tengah masyarakat Kabupaten Kampar, Riau.

Perayaan ini biasanya jatuh pada tanggal 7 Syawal, setelah umat Islam menyempurnakan ibadah puasa sunah selama enam hari di bulan Syawal, menyambung puasa wajib di bulan Ramadan.

Suyono, Warga Desa Parit Baru Puasa 6 hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang besar dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadan, maka pahalanya seperti berpuasa setahun penuh.

"Bagi masyarakat Kampar, ibadah ini tak hanya dilakukan karena anjuran agama, tapi juga menjadi bagian dari identitas dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Sejak pagi, warga mengenakan pakaian terbaik mereka untuk salat sunah dan berkumpul bersama di rumah-rumah kerabat. Tidak jarang pula masyarakat mengundang sanak saudara dari luar daerah untuk ikut merayakan," katanya, Rabu (9/04/25).

Di Kabupaten Kampar, tepatnya di desa Parit Baru Hari Raya Puasa 6 dirayakan dengan meriah, hampir serupa dengan Hari Raya Idulfitri. Warga akan saling berkunjung, bermaaf-maafan, mengadakan kenduri atau makan bersama keluarga dan tetangga, serta melakukan ziarah kubur. Disamping itu dimeriahkan juga dengan perlombaan pacu sampan, panjat pohon pinang, sepak bola sarung dan hiburan.

Hari Raya Puasa 6 di Kabupaten Kampar bukan sekadar penutup rangkaian ibadah Ramadan dan Syawal, tapi juga sebuah momen penting dalam mempererat hubungan sosial, menjaga tradisi, dan memperkuat nilai-nilai keislaman. Di tengah modernisasi, pelestarian tradisi seperti ini menjadi cerminan kearifan lokal yang patut dijaga bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....