Zikir Beranyut ,Warisan Budaya Turun Temurun di Pelalawan
- 18 Feb 2025 08:51 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Zikir Beranyut adalah salah satu tradisi keagamaan yang masih lestari di Desa Sungai Ara, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Tradisi ini merupakan bagian dari warisan budaya Islam yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat setempat. Zikir Beranyut dilakukan sebagai bentuk doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan ketenangan hidup, baik untuk individu maupun seluruh masyarakat desa.Tradisi Zikir Beranyut biasanya diadakan pada waktu-waktu tertentu, seperti menyambut bulan suci Ramadan, peringatan hari besar Islam, atau saat masyarakat ingin memanjatkan doa khusus untuk desa. Proses pelaksanaannya melibatkan banyak warga yang menaiki perahu-perahu tradisional yang dihiasi kain warna-warni atau umbul-umbul. Para peserta duduk di atas perahu dengan posisi yang tertib, dipimpin oleh tokoh agama atau ulama setempat. Mereka melantunkan zikir, shalawat, dan doa bersama-sama diatas perahu yang mengapung mengikuti arus sungai. Suara zikir yang menggema di atas air menambah kekhusyukan suasana dan menjadi simbol kebersamaan serta kepasrahan kepada Allah SWT.
"Selain sebagai bentuk ibadah, Zikir Beranyut juga memiliki nilai budaya dan sosial yang kuat. Tradisi ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga serta sarana untuk mengajarkan generasi muda tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dan budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menarik perhatian wisatawan yang ingin menyaksikan langsung keunikan ritual ini, sehingga berpotensi menjadi daya tarik wisata religi bagi Kabupaten Pelalawan," ungkap Syafrizal warga Pelalawan.
Masyarakat Desa Sungai Ara terus berupaya menjaga dan melestarikan tradisi Zikir Beranyut agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai komunitas budaya sangat diharapkan untuk menjaga eksistensi tradisi ini di tengah arus modernisasi.
Zikir Beranyut bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga cerminan kebersamaan, keikhlasan, dan nilai-nilai spiritual yang mendalam. Dengan terus melestarikan tradisi ini, masyarakat Sungai Ara tidak hanya menjaga warisan nenek moyang, tetapi juga memperkuat identitas budaya Islam yang khas di wilayah Pelalawan, Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....