Candi Muara Takus, Peninggal Kerajaan Sriwijaya di Riau

  • 21 Jan 2025 11:07 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Candi Muara Takus merupakan satu dari beberapa tempat wisata andalan di Riau, karena memiliki keunikan dan sejarah yang sangat tinggi. Candi ini menurut beberapa penelitian merupakan pusat dari Pulau Sumatra, karena berada di tengah-tengah pulau.Situs ini juga berada di perbatasan Sumatera Barat yang lebih unggul di bidang kepariwisataan.

Candi Muara Takus, pertama kali ditemukan pada tahun 1860 oleh seorang arkeolog bernama Cornet D. Groot. Keunikan candi ini adalah bangunannya yang terbuat dari beberapa jenis batu yaitu batu bata, batu pasir dan juga batu sungai. Candi ini juga dikelilingi oleh bangunan semacam pagar tembok yang terbuat dari batu bata berukuran cukup besar yaitu sekitar 74 x 74 cm.

Dikutip dari website Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Candi Muara Takus adalah situs candi Buddha yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9 hingga ke-10 Masehi, candi ini merupakan salah satu peninggalan sejarah yang penting di Sumatra.

Masyarakat Riau meyakini Candi Muara Takus adalah salah satu bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang fungsinya sangat penting di masa lampau. Konon, candi tersebut pernah menjadi pusat peradaban dan tempat untuk ritual keagamaan. Anggapan tersebut masih sering menimbulkan perdebatan di kalangan para peneliti dan sejarawan. Karena Kerajaan Sriwijaya terletak di Palembang dan jauh dari kawasan Riau.

Di dalam kompleks ini terdapat beberapa bangunan candi yang disebut dengan Candi Sulung/Tua, Candi Bungsu, Mahligai Stupa dan Palangka. Candi ini dianggap telah ada pada zaman keemasan Sriwijaya, sehingga beberapa sejarahwan menganggap kawasan ini merupakan salah satu pusat pemerintahan dari kerajaan Sriwijaya.

Candi Muara Takus adalah situs candi tertua di Sumatera, merupakan satu-satunya situs peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau. Candi yang bersifat Buddhis ini merupakan bukti bahwa agama Buddha pernah berkembang di kawasan ini. Saat ini, Candi Muara Takus menjadi objek wisata dan juga tempat penelitian arkeologi, menarik perhatian baik wisatawan domestik maupun internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....