Cari Pengalaman dan Keluar dari Zona Nyaman di Ajang Bujang Dara Kampar
- 25 Agt 2026 18:07 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ajang Bujang Dara Kampar 2026 menjadi pengalaman baru bagi Muhammad Rizqo Al Ihsan dan Hazirah Malyanah. Keduanya berhasil meraih gelar Bujang II dan Dara II Kampar 2026 setelah melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi hingga karantina.
Bagi Rizqo, keikutsertaannya dalam ajang tersebut bermula dari dorongan seorang teman kuliah saat kegiatan pengenalan mahasiswa baru.
“Awalnya mengetahui Bujang Dara Kampar ini dari teman kuliah. Dari dialah termotivasi untuk mengikuti Bujang Dara. Dia mendorong juga ikut saja katanya. Kalau kita ikut, nanti banyak juga manfaat yang akan kita dapatkan,” ujar Rizqo dalam program Sore Ceria Programa 2 RRI Pekanbaru.
Rizqo yang saat ini menempuh pendidikan di jurusan hukum tersebut kemudian memberanikan diri mengikuti ajang Bujang Dara Kampar. Ia mengaku tidak memasang target untuk menang. Baginya, pengalaman dan kesempatan untuk belajar menjadi hal utama yang ingin diperoleh dari ajang tersebut.
Sementara itu, perjalanan Hazirah untuk mengikuti Bujang Dara sudah dimulai sejak ia mengenal ajang tersebut pada 2019, ketika masih duduk di kelas 2 SMP. Ia kemudian mencari informasi mengenai persyaratan dan mulai mempelajari berbagai hal tentang Bujang Dara.
Keinginan tersebut semakin kuat pada 2024. Namun, saat itu usianya masih 17 tahun sehingga belum memenuhi persyaratan. Pada 2025, Hazirah masih merasa kurang percaya diri. Hingga akhirnya pada 2026, ia memberanikan diri keluar dari zona nyaman dan mengikuti ajang tersebut.
“Di tahun 2026 berani untuk mencoba, keluar dari zona nyaman, lebih banyak belajar, dan akhirnya mendapatkan hasil yang terbaik. Alhamdulillah menjadi Dara Kampar,” jelas Hazirah.
Pengalaman karantina juga menjadi bagian yang berkesan bagi keduanya. Mereka harus mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari latihan koreografi hingga mempersiapkan diri menghadapi tahapan kompetisi. Bahkan, waktu istirahat pun sempat berkurang karena padatnya kegiatan.
Salah satu tahapan yang paling menegangkan bagi Rizqo dan Hazirah adalah deep interview. Dalam tahapan tersebut, para finalis diwawancarai secara tertutup oleh dewan juri. Mereka diminta menjawab berbagai pertanyaan secara langsung dan menceritakan pengalaman maupun hal-hal yang telah dilalui selama mengikuti rangkaian Bujang Dara.
Bagi keduanya, menjadi Bujang II dan Dara II Kampar bukanlah akhir perjalanan. Selama satu tahun ke depan, mereka akan menjalankan berbagai program, termasuk mengenalkan wisata, budaya, dan kuliner Kampar melalui media sosial.
Salah satu program yang disiapkan bersama para finalis adalah Kampar Bakisa. Melalui program tersebut, para finalis akan bergantian membuat video mengenai potensi Kampar. Setiap anggota akan mendapatkan kesempatan untuk mengunggah konten yang mengangkat wisata, budaya, maupun kuliner daerah.
Bagi Rizqo dan Hazirah, pengalaman menjadi bagian dari Bujang Dara Kampar bukan hanya tentang gelar, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun relasi, meningkatkan kemampuan public speaking, serta menjadi bekal untuk masa depan.
Penulis : Khasna Lathifah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....