Benarkah Hujan Bisa Memengaruhi Suasana Hati?

  • 27 Jul 2026 02:44 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Hujan sering kali dikaitkan dengan berbagai suasana hati. Ada orang yang merasa lebih tenang dan nyaman saat mendengar suara rintik hujan, sementara sebagian lainnya justru merasa lesu, sedih, atau kehilangan semangat. Perbedaan ini bukan hanya sekadar perasaan, tetapi juga dipengaruhi oleh respons biologis, psikologis, serta pengalaman pribadi setiap individu terhadap cuaca.

Menurut National Institute of Mental Health, secara ilmiah cuaca memang dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Saat hujan turun, intensitas cahaya matahari berkurang. Cahaya matahari berperan penting dalam membantu tubuh memproduksi hormon serotonin, yaitu zat kimia di otak yang berhubungan dengan perasaan bahagia. Ketika paparan sinar matahari menurun, kadar serotonin juga dapat ikut menurun sehingga sebagian orang menjadi lebih mudah merasa murung atau kurang berenergi.

Di sisi lain, menurut Mayo Clinic suasana hujan juga dapat meningkatkan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur. Peningkatan melatonin dapat membuat tubuh terasa lebih mengantuk dan rileks. Oleh karena itu, banyak orang merasa ingin beristirahat atau tidur ketika cuaca sedang hujan.

Meski demikian, hujan tidak selalu memberikan dampak negatif pada suasana hati. Banyak orang justru merasa lebih tenang saat mendengar suara rintik hujan. Suara hujan dapat membantu menciptakan suasana yang nyaman untuk beristirahat, membaca buku, atau melakukan aktivitas yang menenangkan.

Bagi sebagian orang, perubahan suasana hati akibat cuaca dapat menjadi lebih serius. Kondisi ini dikenal sebagai Seasonal Affective Disorder (SAD) atau gangguan afektif musiman. Gangguan ini berkaitan dengan berkurangnya paparan cahaya matahari yang dapat memengaruhi ritme biologis tubuh dan suasana hati (National Institute of Mental Health, 2025).

Untuk menjaga suasana hati tetap baik saat musim hujan, seseorang dapat berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kualitas tidur, serta tetap berinteraksi dengan keluarga dan teman. Aktivitas positif tersebut dapat membantu menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Hujan memang dapat memengaruhi suasana hati, tetapi dampaknya berbeda pada setiap orang. Faktor biologis, kondisi lingkungan, serta pengalaman pribadi menjadi penentu bagaimana seseorang merespons cuaca. Dengan memahami hal tersebut, kita dapat lebih baik dalam menjaga kesehatan mental saat musim hujan.

Penulis : Risa Oktavia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....