Birokrasi Dipangkas, Kepercayaan Pegawai Dapatkah Dijaga

  • 08 Jul 2026 14:15 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Penyederhanaan birokrasi tidak hanya mengubah struktur organisasi, tetapi juga menuntut pola kepemimpinan dan komunikasi yang mampu membangun kepercayaan serta komitmen pegawai. Hal itu menjadi fokus kajian yang diangkat Nurhamzalis, mahasiswa Program Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Penyederhanaan organisasi yang memangkas jenjang birokrasi mengubah pola koordinasi dan kewenangan di lingkungan kerja. Kondisi itu, menurutnya, memerlukan pendekatan kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi efektif di antara pegawai.

Kajian tersebut tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan dalam organisasi, melainkan memberikan perspektif akademik mengenai upaya perbaikan tata kelola organisasi melalui komunikasi dan kepemimpinan.

Menurutnya, penyederhanaan birokrasi membawa sejumlah konsekuensi, di antaranya tim kerja yang bersifat kolektif-kolegial, sementara setiap aparatur sipil negara tetap memiliki tugas pokok dan fungsi masing-masing. Di sisi lain, organisasi membutuhkan komitmen bersama agar target kerja dapat tercapai.

Psychological Contract Theory, dipergunakan untuk memperkuat analisis. Dimana teori tersebut menjelaskan adanya harapan tidak tertulis antara pimpinan dan pegawai, seperti kepercayaan, komitmen, pengakuan, pengembangan karier, dan kontribusi terhadap organisasi.

Solusi yang paling realistis adalah membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif sehingga perubahan organisasi dapat diterima seluruh pihak tanpa menimbulkan kesenjangan hubungan kerja.

Praktisi dan peneliti manajemen Dr. Chandra, S.T., M.M. menilai gagasan yang diangkat relevan untuk menjelaskan dinamika organisasi pascapenyederhanaan birokrasi.

Pembahasan tersebut akan semakin kuat apabila dilengkapi dengan data mengenai tingkat kepercayaan pegawai, komitmen tim kerja, persepsi keadilan, pola komunikasi pimpinan, serta bentuk penghargaan terhadap kontribusi pegawai.

Melalui kajian tersebut, diharapkan perubahan birokrasi dapat dipahami tidak hanya dari sisi struktur organisasi, tetapi juga dari aspek hubungan antarmanusia yang menjadi fondasi terciptanya organisasi yang efektif.

Oleh : Nurhamzalis

Mahasiswa Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Unilak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....