Belajar Mengatur Waktu dan Tanggung Jawab di tengah Kesibukan
- 29 Mar 2026 23:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjadi mahasiswa bukan berarti hanya fokus pada perkuliahan. Banyak anak muda yang mulai mencoba hal lain, seperti bergabung dalam kegiatan sosial atau menjadi relawan.
Namun, di balik itu semua, ada tantangan besar yang harus dihadapi: mengatur waktu. Melalui Obrolan Sore Ceria bersama Alifa Wahdini, C.NPS (Project Leader Beasiswa Anak Riau 2026) , Faraz Zakia (Awardee Beasiswa Anak Riau 2026) dan Aditya Andrachmon (Project Team Beasiswa Anak Riau 2026) pada Sabtu, 28 Maret 2026, menceritakan bagaimana mereka harus membagi waktu antara kuliah, kegiatan organisasi, dan kehidupan pribadi.
Awalnya, semua terasa berantakan, jadwal sering bentrok, dan tentunya kesulitan menentukan prioritas menjadi masalah utama. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka mulai belajar mengelola waktunya. Dengan membuat catatan, menyusun jadwal, dan lebih disiplin dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Hal sederhana seperti mencatat agenda ternyata sangat membantu. Membuat kita jadi tahu kapan harus fokus kuliah, kapan bisa berkontribusi di kegiatan lain, dan kapan harus beristirahat.
Tidak hanya soal waktu, mereka juga belajar tentang tanggung jawab. Bergabung dalam kegiatan sosial membuatnya sadar bahwa perannya dibutuhkan oleh orang lain.
Ada rasa bangga ketika bisa berkontribusi, sekecil apapun itu. Apalagi ketika melihat dampak yang dihasilkan dari kerja bersama.
Tentu saja, tidak semua berjalan mulus. Ada rasa lelah, ada juga momen ingin menyerah. Namun, semangat dari lingkungan sekitar membuatnya tetap bertahan.
Pengalaman ini mengajarkannya bahwa menjadi produktif bukan tentang sibuk sepanjang waktu, tetapi tentang mampu mengelola diri dengan baik.
Pada akhirnya, perjalanan ini bukan hanya soal apa yang dilakukan, tetapi tentang siapa diri mereka yang terbentuk dari proses tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....