Rashford yang "Under Perform", Alasan Carrick Tetap Mempertahankan

  • 22 Sep 2026 10:58 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID , Manchester - Marcus Rashford kembali menjadi sorotan usai penampilannya di laga tandang melawan Fulham akhir pekan lalu dinilai jauh dari kata meyakinkan. Meski demikian, Michael Carrick tetap memasang penyerang asal Inggris itu sebagai starter, sebuah keputusan yang terus menuai perdebatan di kalangan suporter Manchester United.

Dalam laga imbang 1-1 melawan Fulham, Rashford tampil selama 77 menit sebelum digantikan Joshua Zirkzee. Sepanjang waktu bermainnya, ia mencatat enam tembakan namun hanya dua yang mengarah ke gawang, dengan akurasi tembakan sekitar 33 persen. Ia juga melewatkan satu peluang besar, hanya berhasil satu kali lolos dari hadangan lawan, serta kalah dalam dua dari lima duel di darat. Meski begitu, dari sisi keterlibatan dalam permainan, Rashford sebenarnya cukup aktif, tercatat sebagai pemain dengan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan dan jumlah tembakan terbanyak di timnya, menciptakan empat peluang dan menempuh jarak lari 8,4 km sepanjang laga.

Yang jarang disorot, Carrick mengungkap bahwa Rashford ternyata bermain dalam kondisi tidak sepenuhnya fit. Kepada beIN Sports, Carrick menjelaskan pemainnya terpaksa ditarik keluar karena mengalami sedikit gangguan fisik, meski ia sendiri belum bisa memastikan kondisi tersebut ketika ditanya media usai laga.

Meski menuai kritik, Carrick berulang kali membela pilihannya. Usai laga Fulham, ia menilai Rashford tetap menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan dan sudah berada di sejumlah posisi strategis untuk mencetak gol, hanya saja peluang tersebut belum berhasil dikonversi menjadi gol. Kepada beIN Sports, Carrick juga menyampaikan keyakinannya bahwa performa terbaik Rashford akan segera kembali, menegaskan bahwa staf pelatih memahami betul cara memaksimalkan potensi pemain tersebut dan akan terus berupaya ke arah itu.

Pembelaan Carrick sebenarnya bukan hal baru. Sepekan sebelum laga Fulham, jelang derby Manchester, Carrick bahkan mengaku puas dengan performa Rashford yang dinilai kembali menunjukkan ancaman nyata saat MU bermain imbang 2-2 melawan Everton, penampilan yang disebut menegaskan pemulihan performanya usai musim lalu dijalani sebagai pemain pinjaman di Barcelona, di mana ia mencatat 14 gol dan 11 assist dari 49 penampilan.

Ada faktor lain yang turut menjelaskan sikap Carrick, Rashford merupakan produk akademi MU yang telah membela klub hampir dua dekade, dan sempat menjadi polemik tersendiri musim lalu setelah menyatakan keinginannya untuk mencari tantangan baru di luar Old Trafford. Kembalinya ia ke skuad utama musim ini pun sempat diwarnai keraguan, mengingat tidak ada klub yang berminat meminangnya secara permanen pada bursa transfer musim panas. Kendati performanya di level klub belum konsisten, kualitas Rashford tetap diakui di level timnas, ia dipanggil oleh pelatih Inggris, Thomas Tuchel, untuk laga-laga UEFA Nations League meski belum mencetak gol sejak kembali memperkuat MU musim ini.

Bagi Carrick, mempertahankan Rashford tampaknya bukan sekadar soal statistik gol, melainkan keyakinan pada ancaman yang masih ia ciptakan di lapangan serta proses jangka panjang untuk mengembalikan performa terbaiknya. Namun dengan tekanan hasil yang terus meningkat dan sorotan tajam dari suporter, keputusan ini kemungkinan akan terus menjadi bahan perdebatan dalam beberapa pekan ke depan, terlebih jika performa Rashford tak kunjung membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....