Bukan Sekadar Adu Skill dan Taktik, Fourfeo Al-Rasyid Eratkan Tali Silaturahmi

  • 09 Agt 2026 21:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI. CO. ID, Pekanbaru - Lapangan Capitano Mini Soccer Pekanbaru menjadi arena adu gengsi sekaligus ajang mempererat silaturahmi keluarga besar SD Islam Al-Rasyid, Minggu pagi 9 Agustus 2026. Empat tim yang terdiri atas Wali Murid A, Wali Murid B, Ustadz Majelis Guru, dan Tim Karyawan sekolah, tampil penuh semangat dalam Fourfeo Mini Soccer menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Meski dikemas sebagai pertandingan persahabatan, atmosfer kompetisi terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Para ustadz, karyawan, dan wali murid tampil serius mengejar kemenangan, namun tetap dalam suasana penuh suka cita dan keakraban. Pertandingan ini sekaligus menjadi ruang pertemuan informal antara pihak sekolah dengan orang tua peserta didik.

Fourfeo dimainkan dengan sistem setengah kompetisi. Keempat tim saling berhadapan dan masing-masing pertandingan berlangsung 1x15 menit. Setiap kemenangan menjadi modal penting untuk mengumpulkan poin sekaligus menentukan tim yang berhak menjadi juara.

Laga pembuka langsung berlangsung menarik. Tim Wali Murid B berhasil mengawali turnamen dengan kemenangan 2-1 atas tim karyawan. Hasil tersebut membuat persaingan semakin terbuka karena setiap tim masih memiliki peluang untuk mengumpulkan poin pada pertandingan berikutnya.

Pertandingan kedua mempertemukan tim Ustadz dengan Wali Murid A. Duel berlangsung ketat dan saling menyerang, sebelum Wali Murid A keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1. Kemenangan tersebut menjadi awal perjalanan tim Wali Murid A menuju gelar juara.

Drama paling menarik tersaji ketika Wali Murid A berhadapan dengan tim karyawan. Sempat tertinggal telak 3-0 pada awal pertandingan, Wali Murid A justru mampu bangkit luar biasa. Tekanan demi tekanan menghasilkan enam gol hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 6-3 untuk Wali Murid A. Comeback tersebut menjadi salah satu momen paling seru dalam Fourfeo.

Pada pertandingan berikutnya, Wali Murid B harus mengakui keunggulan tim Ustadz dengan skor 1-4. Sementara itu, tim Ustadz kembali menunjukkan permainan solid saat menghadapi karyawan dan berhasil mengamankan kemenangan 3-1. Hasil tersebut membuat persaingan papan atas semakin ketat menjelang pertandingan terakhir.

Laga penutup mempertemukan dua tim Wali Murid dalam derby internal. Wali Murid A tampil percaya diri dan berhasil mengatasi perlawanan Wali Murid B dengan skor 4-2. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Wali Murid A menyapu bersih tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan poin untuk keluar sebagai juara Fourfeo Mini Soccer HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Koordinator tim Wali Murid, dr. Satria Vonda, bersyukur kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Menurutnya, semangat para ustadz, karyawan, dan wali murid menunjukkan bahwa pertandingan olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan di lingkungan sekolah. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin SD Islam Al-Rasyid.

"Alhamdulillah, antusiasme ustadz-ustadz, tim karyawan, dan wali murid cukup tinggi mengikuti pertandingan ini. Harapan kami, pertandingan seperti ini akan menjadi agenda rutin di lingkungan SD Islam Al-Rasyid," ujar Vonda.

Vonda yang turut memperkuat Wali Murid A mengatakan keberhasilan timnya tidak lepas dari latihan yang dilakukan sebelum pertandingan. Dua kali sesi latihan, menurutnya, membantu membangun kekompakan dan menyatukan pola permainan tim.

"Kekompakan menjadi kunci kemenangan tim Wali Murid A. Ini membuktikan bahwa tidak ada hasil yang bisa diraih tanpa usaha. Latihan yang kita laksanakan sebelumnya terlihat berkembang di lapangan dan akhirnya Wali Murid mampu meraih juara," katanya.

Sementara itu, salah seorang pemain tim Ustadz, Syahriansyah, mengaku puas dengan pelaksanaan Fourfeo. Ustadz yang akrab disapa Yan dan berposisi sebagai penjaga gawang tersebut menilai para pemain dari seluruh tim tampil serius meskipun pertandingan dikemas secara fun.

Ia bahkan harus beberapa kali berjibaku menghalau tendangan keras lawan. Pada akhir turnamen, Wali Murid A keluar sebagai juara, disusul tim Ustadz di posisi kedua, Wali Murid B di tempat ketiga, dan tim karyawan sebagai juru kunci.

Sejumlah penghargaan individu juga diberikan, yakni Top Skor kepada Poppy, Top Assist kepada Amran, Kiper Terbaik kepada Puji, Pemain Belakang Terbaik kepada Agus, serta Pemain Terbaik kepada Wahyu. Seluruh penghargaan tersebut diraih pemain dari tim Wali Murid A.

Lebih dari sekadar mengejar kemenangan dan mengangkat trofi, Fourfeo Mini Soccer ini meninggalkan cerita tentang kebersamaan. Di tengah semangat kompetisi, tawa, dan keringat yang mengiringi pertandingan, para ustadz, karyawan, dan wali murid menemukan cara sederhana untuk semakin dekat.

Dari lapangan hijau Capitano Mini Soccer, semangat kemerdekaan pun terasa semakin bermakna karena dirayakan bersama dalam persaudaraan keluarga besar SD Islam Al-Rasyid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....