Antusiasme Tinggi, Kursus Pelatih Lisensi D PSSI Pekanbaru Dibagi Dua Gelombang
- 21 Jun 2026 00:01 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Peknbaru - Tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti Kursus Pelatih Lisensi D membuat PSSI Pekanbaru menambah kuota pelaksanaan menjadi dua gelombang. Langkah ini diambil setelah jumlah pendaftar melampaui kapasitas maksimal yang ditetapkan dalam regulasi.
Hingga Jumat 19 Juni 2026, sebanyak 37 peserta tercatat telah mendaftarkan diri. Jumlah tersebut melebihi batas maksimal satu kelas yang hanya dapat menampung 30 peserta. Karena itu, pelaksanaan kursus yang semula dijadwalkan dimulai pada 19 Juni 2026 terpaksa diundur menjadi 29 Juni 2026.
Ketua PSSI Pekanbaru, Roni Saputra, mengatakan keputusan tersebut diambil agar seluruh peserta yang telah mendaftar tetap memiliki kesempatan mengikuti pelatihan secara optimal. Selain itu, peserta yang masuk daftar tunggu juga dapat terakomodasi.
"Kami melihat minat yang sangat tinggi terhadap kursus ini. Karena jumlah peserta sudah melebihi kapasitas, maka pelaksanaannya kami bagi menjadi dua gelombang agar proses pembelajaran tetap berjalan efektif," ujar Roni Sabtu 20 Juni 2026.
Ia menjelaskan, gelombang pertama akan berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026. Sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 6 hingga 12 Juli 2026. Pendaftaran pun masih dibuka bagi masyarakat yang ingin memperoleh sertifikat pelatih sepak bola tingkat dasar tersebut.
Menariknya, peserta yang telah mendaftar tidak hanya berasal dari Kota Pekanbaru. Sejumlah calon peserta datang dari berbagai daerah di Provinsi Riau, seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hulu, Siak, Kampar, hingga Kuantan Singingi. Kondisi ini menunjukkan semakin meningkatnya minat terhadap pengembangan kompetensi pelatih sepak bola di daerah.
Untuk mengikuti kursus, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp3,5 juta dengan ketentuan pembayaran uang muka minimal Rp1 juta. Fasilitas yang disediakan meliputi penginapan, perlengkapan praktik lapangan, seragam teori, alat tulis, serta konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Roni juga mengingatkan peserta yang telah melakukan pendaftaran agar segera menyelesaikan pelunasan biaya sesuai batas waktu yang ditentukan. Jika tidak, kesempatan tersebut akan diberikan kepada peserta lain yang berada dalam daftar tunggu.
"Kami berharap peserta yang sudah membayar uang muka dapat segera melunasi biaya pendaftaran. Jika hingga batas waktu yang ditentukan belum dilunasi, maka kuotanya akan kami alihkan kepada peserta lain yang siap mengikuti kursus," ungkapnya.
Tingginya minat terhadap Kursus Lisensi D bukanlah hal baru bagi PSSI Pekanbaru. Pada pelaksanaan tahun lalu, jumlah peserta juga membludak sehingga kegiatan harus dibagi menjadi dua gelombang.
Bahkan, saat itu peserta tidak hanya berasal dari Riau, tetapi juga dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Kondisi tersebut menjadi indikator semakin besarnya kebutuhan akan pelatih sepak bola berlisensi di wilayah Sumatera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....