Pep Guardiola Tinggalkan City setelah 10 Tahun Melatih

  • 24 Mei 2026 07:50 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Manchester - Pep Guardiola resmi meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun menangani klub raksasa Inggris tersebut. Keputusan ini sekaligus mengakhiri era kejayaan Guardiola bersama The Citizens yang dipenuhi berbagai gelar bergengsi.

Kabar perpisahan Guardiola diumumkan langsung melalui pernyataan resmi klub di akun Instagram @mancity. Dalam pernyataannya, Manchester City menyampaikan bahwa Guardiola akan mundur dari kursi pelatih pada musim panas ini.

Klub juga memastikan hubungan Guardiola dengan City Football Group tidak sepenuhnya berakhir. Ia akan menjalani peran baru sebagai duta global klub.

“Pep Guardiola akan mundur sebagai manajer Manchester City musim panas ini. Meski meninggalkan jabatannya sebagai manajer Manchester City, Pep akan tetap melanjutkan hubungannya dengan City Football Group dengan mengambil peran sebagai duta global. Dalam peran tersebut, ia akan memberikan saran teknis kepada klub-klub dalam grup, bekerja pada proyek-proyek khusus, dan melakukan berbagai kolaborasi,” tulis pernyataan resmi klub.

Selama satu dekade menukangi Manchester City, Guardiola berhasil mengubah klub menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Eropa. Total 20 trofi berhasil ia persembahkan untuk klub asal Inggris tersebut.

Beberapa gelar paling prestisius yang berhasil diraih Guardiola bersama City antara lain enam trofi Premier League, satu gelar Liga Champions, serta satu trofi Piala Dunia Antarklub. Kesuksesan itu membuat Guardiola dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah Manchester City. Gaya permainan menyerang dan dominasi penguasaan bola khas Guardiola menjadi identitas kuat City selama bertahun-tahun.

Menariknya, Guardiola sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Manchester City hingga tahun 2027. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut memilih mengakhiri masa baktinya lebih cepat.

Guardiola menegaskan bahwa keputusannya pergi bukan karena masalah tertentu di dalam klub. Ia mengaku hanya merasa waktunya bersama Manchester City memang telah selesai.

“Jangan tanya alasan saya pergi. Tidak ada alasan, namun jauh di dalam lubuk hati saya, saya tahu ini waktunya saya pergi,” tulis laman resmi Manchester City mengutip pernyataan Guardiola.

Kini publik sepak bola mulai menantikan siapa sosok yang akan menjadi penerus Guardiola di Manchester City. Tugas besar tentu menanti pelatih baru untuk mempertahankan dominasi yang telah dibangun selama era Pep Guardiola.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....